PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN TAHAPAN WALLAS DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT SISWA KELAS XI IPA 4 SMA NEGERI 1 MAKASSAR.

Syahdawaty, Eka Wahyu (2016) PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN TAHAPAN WALLAS DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT SISWA KELAS XI IPA 4 SMA NEGERI 1 MAKASSAR. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
Bab I.docx

Download (24kB)
[img] Text
BAB V.docx

Download (21kB)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan tahapan wallas ditinjau dari AQ siswa kelas XI IPA 4 SMAN 1 Makassar. Subjek yang diambil untuk penelitian ini adalah dua orang untuk setiap tipe AQ. Instrumen pada penelitian ini adalah peneliti sendiri dibantu dengan angket, tes pemecahan masalah matematika, pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik angket, tes, dan wawancara. Teknik analisis data meliputi tiga kegiatan, yaitu mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validasi data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan proses berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan tahapan wallas : (1) Tahap persiapan, siswa climber dan camper menyebutkan hal – hal yang diketahui dan ditanyakan secara detail dengan menggunakan bahasa sendiri, sedangkan siswa quitter kurang lengkap dalam memaparkan hal – hal yang diketahui dan cenderung menggunakan bahasa soal; (2) Tahap inkubasi, dalam memecahkan masalah matematika siswa climber melakukan aktivitas berdiam diri / merenung lebih singkat dibandingkan siswa camper dan quitter. Mereka berusaha mengingat kembali rumus – rumus relevan yang berkaitan dengan soal, sedangkan siswa quitter melakukan aktivitas yang kurang berarti; (3) Tahap iluminasi, subjek quitter hanya fokus pada satu konsep saja dan tidak mengaitkannya dengan konsep lain, sedangkan subjek climber dan camper yang senantiasa mengaitkan antar beberapa konsep peluang hingga membentuk kebaruan ide. Selain itu, subjek quitter memiliki ide hanya sebatas menduga atau terlintas dalam pikiran tanpa mengingat pelajaran atau rumus – rumus peluang seperti yang dilakukan subjek climber dan camper; dan (d) Tahap verifikasi, subjek climber, camper, dan quitter melakukan pengujian kebenaran jawaban dengan cara membaca kembali soal dan jawabannya dengan seksama serta melakukan perhitungan ulang. Kata Kunci : proses berpikir kreatif, tahapan wallas, adversity quotient, peluang.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FMIPA > PENDIDIKAN MATEMATIKA - (S1)
Divisions: FAKULTAS MIPA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 06 Nov 2017 03:00
Last Modified: 06 Nov 2017 03:00
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/3788

Actions (login required)

View Item View Item