PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN MODEL LEARNING CYCLE-5E PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 10 BULUKUMBA

WAHYUNI, RIZKI (2016) PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN MODEL LEARNING CYCLE-5E PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 10 BULUKUMBA. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
ARTIKEL.docx

Download (67kB)

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses dan hasil pengembangan modul pembelajaran matematika berdasarkan model learning cycle-5E yang valid, praktis, dan efektif pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Bulukumba. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang mengacu pada model Thiagarajan (4-D) yang meliputi 4 tahap, yaitu tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 10 Bulukumba dengan jumlah siswa 33 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket respons siswa, lembar validasi para ahli, lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran model learning cycle-5E, dan THB. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis secara kuantitatif dan diarahkan untuk menjelaskan kevalidan, keefektifan dan kepraktisan modul pembelajaran matematika model learning cycle-5E.Data yang diperoleh dari hasil validasi para ahli dianalisis untuk menjelaskan kevalidan dan kelayakan penggunaan modul pembelajaran matematika model learning cycle-5E. Data hasil ujicoba di kelas digunakan untuk menjelaskan keefektifan dan kepraktisan modul pembelajaran matematika model learning cycle-5E Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Nilai kepraktisan (keterlaksanaan modul) berada pada kategori terlaksana; (2) Nilai keefektifan modul, yaitu kemampuan guru mengelola pembelajaran berada dalam kategori sangat baik; (3) skor rata-rata yang diperoleh siswa kelas VIIIASMP Negeri 10 Bulukumba pada tes hasil belajar adalah 76,4 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 10,8. 28 dari 31 siswa atau 83,9 % memenuhi ketuntasan individu menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai; (4) dengan menggunakan modul pembelajaran matematika berdasarkan model learning cycle-5E siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran; (5) siswa memberikan respons positif terhadap modul pembelajaran matematika model learning cycle-5e sebesar 96,2%; (6) Modul pembelajaran matematika berdasarkan model learning cycle-5e memenuhi kriteria kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Kata kunci : modul, learning cycle-5E, modul pembelajaran matematika model learning cycle-5E ABSTRACT The study aims examining the process and the result of the development of Mathematics learning module based on Cycle-5E learning module which is valid, practical, and effective of class at SMPN 10 in Bulukumba. The study is research and development which refers to Thiagarajan (4-D) model consisted of 4 stages, namely defining stage, designing stage, development stage, and dissemination stage. The subjects of the study were the students in class VIIIA at SMPN 10 in Bulukumba with the total of 33 students. Data were collected by employing questionnaire of student’s response, validation sheet on the experts, observation sheet of students’s activities, observation sheet on the implementation of cycle-5E learning model, and THB. Data collection were analyzed quantitatively and meant to explain the validity, effectiveness, and practicality of Mathematics learning module of cycle-5E learning model. Data obtained from the validation result by the learning module of cycle-5E learning model. Data obtained from the validation result by the expert were analyzed to explai the validity and feasibility of using Mathematics learning module of cycle-5E learning model. Data obtained from the test in class were used to explain the effectiveness and practicality of Mathematics learning module of cycle-5E learnin model. The result of the study reveal that (1) the value of practicality (implementation of module) is in implemented category, (2) the value of module effectiveness is ability of teachers in managing the learning which is in very good category, (3) the mean score obtained by students in class VIIIA at SMPN 10 Bulukumba in terms of learning outcome is 76,4 from the ideal score 100 with deviation standar 10,8. Twenty-eight out of thirty-one students or 83,9% have met individual completeness, meaning that classical completeness had been achieved, (4) Mathematics learning module based on Cycle-5E learning model used by students indicated that the students are more active in learning process, (5) students give positive response on Mathematics learning module based on Cycle-5E learning model by 96%, (6) Mathematics learning module based on Cycle-5E learning model have met the criteria of valid, effective, and practical.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > MATEMATIKA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 02 Nov 2017 07:39
Last Modified: 02 Nov 2017 07:39
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/3672

Actions (login required)

View Item View Item