Fenomena Aborsi Pranikah pada Mahasiswi. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar.

Arlinda Mega, Yana Akbar (2014) Fenomena Aborsi Pranikah pada Mahasiswi. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. S1 thesis, universitas negeri makassar.

[img] Text
Arlinda Mega Yana Akbar. 2014..docx

Download (14kB)

ABSTRAK Arlinda Mega Yana Akbar. 2014. Fenomena Aborsi Pranikah pada Mahasiswi. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena aborsi pranikah serta dampak yang ditimbulkan dari aborsi dan serta gambaran resiliensi yang dilakukan oleh mahasiswi untuk bangkit kembali dan memperbaiki diri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Responden dalam penelitian ini berjumlah tiga orang dengan usia janin pada saat aborsi di bawah 20 minggu. Tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aborsi pranikah dilakukan dengan alasan (1)takut jika kehamilannya diketahui oleh orangtua, (2)takut mengecewakan dan membuat malu orang tua, (3)belum siap memiliki anak dan masih berkuliah serta (5)perasaan malu jika memiliki anak di luar pernikahan. Aborsi tidak hanya berdampak secara fisik namun juga berdampak pada psikologis pelaku aborsi. Dampak aborsi pada wanita pranikah secara fisik antara lain, pendarahan pada saat aborsi dan haid yang tidak teratur. Sedangkan dampak aborsi pada wanita pranikah secara psikologis, yaitu (1)perasaan menyesal, (2)perasaan bersalah dan berdosa, (3)ketakutan tidak bisa menghasilkan keturunan kembali, (4)bergantung pada kehadiran pasangan aborsi (5)perasaan hina dan iri pada teman sebaya. Gambaran resiliensi yang dilakukan wanita pelaku aborsi pranikah yaitu untuk bangkit dan memperbaiki diri yaitu, (1)menyadari bahwa aborsi adalah perbuatan yang salah, (2)menerima diri secara utuh baik kekurangan dan kelebihan yang dimiliki dan berusaha untuk bersikap mandiri dalam menghadapi permasalahan, (3)berinisiatif untuk mengoptimalkan kelebihan yang dimiliki, dan (4)bersikap terbuka dan menjalin komunikasi dengan orang-orang sekitar, termasuk dengan keluarga dan pasangan. Faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi pada wanita pelaku aborsi pranikah, yaitu a)faktor internal, berupa kepercayaan pada Tuhan dan keinginan untuk bertobat, penerimaan diri, harapan untuk membanggakan orangtua, optimis pada masa depan yang lebih baik, dan kemandirian dalam memperbaiki diri, serta b)faktor eksternal, berupa dukungan dari pasangan dan keluarga serta adanya role models yang diperoleh dari pasangan dan orangtua.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: PSIKOLOGI
Divisions: FAKULTAS PSIKOLOGI
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 26 Apr 2016 07:14
Last Modified: 06 Apr 2017 01:33
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/331

Actions (login required)

View Item View Item