Perilaku Menyimpang 3 Remaja Putus Sekolah (Studi Kasus di Kelurahan Bontolebang Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar).

Budiati, Budiati (2014) Perilaku Menyimpang 3 Remaja Putus Sekolah (Studi Kasus di Kelurahan Bontolebang Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar). S1 thesis, Universitas Negeri Mkassar.

[img] Text
BUDIATI.docx

Download (13kB)

ABSTRAK BUDIATI, 2014. Perilaku Menyimpang 3 Remaja Putus Sekolah (Studi Kasus di Kelurahan Bontolebang Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar). Skripsi. Dibimbing oleh Chamsiah Ishak dan Musdaliah Mustadjar. Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku menyimpang remaja putus sekolah di Kelurahan Bontolebang Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria remaja putus sekolah usia 15-19 tahun yang berperilaku menyimpang sebanyak 3 orang serta warga masyarakat dan tokoh masyarakat yang memiliki pengetahuan mengenai perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja putus sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan remaja putus sekolah di Kelurahan Bontolebang menimbulkan suatu permasalahan sosial seperti adanya perilaku menyimpang. Dari hasil penelitian di Kelurahan Bontolebang menunjukkan bahwa bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan seperti: mengkomsumsi minuman keras (ballo); berkelahi; penyalahgunaan obat-obatan; dan mencuri. Penyebab perilaku menyimpang remaja putus sekolah adalah cara berpikir mereka yang sulit membedakan perilaku yang baik dan buruk, mereka lebih cenderung mencari kesenangan sesaat, sulit mengendalikan diri; masih dangkalnya pemahaman terhadap agama yang mereka anut; pengaruh pola asuh orangtua yang kurang tepat dan tidak memberikan teladan yang baik dalam mendidik. Dampak perilaku menyimpang remaja putus sekolah yaitu terganggunya kesehatan; dan remaja putus sekolah juga dapat berurusan dengan pihak kepolisian karena perilaku yang dilakukan sangat meresahkan masyarakat.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Sosiologi
Divisions: ?? sch_soc ??
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 26 Apr 2016 07:14
Last Modified: 26 Apr 2016 07:14
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/327

Actions (login required)

View Item View Item