Analisis Pengunaan Model Pembelajaran Project Based Learning Dalam Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Pada Materi Lingkungan Hidup di SMAN 1 Labuan Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara

Nini, Wa (2016) Analisis Pengunaan Model Pembelajaran Project Based Learning Dalam Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Pada Materi Lingkungan Hidup di SMAN 1 Labuan Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
BAB I.docx

Download (21kB)
[img] Text
BAB V.docx

Download (16kB)

ABSTRAK Pembelajaran merupakan sebuah proses perubahan pemahaman siswa kearah yang lebih baik. Dalam proses tersebut, peran guru sangat penting terutama dalam hal menentukan model pembelajaran. Model pembelajaran yang baik dapat merangsang keaktifan siswa serta meningkatkan hasil belajar siswa. Project Based Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan belajar dan hasil belajar geografi siswa. Jenis penelitian adalah quasi eksperimental design dengan pola noequivalent control group design. Subjek penelitian adalah kelas XI SMAN I Labuan, dimana XI-A sebagai kelas eksperimen dan XI-B sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberikan pembelajaran menggunakan model project based learning, sedangkan pada kelas kontrol menggunakan model konvensional. Analisis data menggunakan teknik independen sample t-tes untuk melihat perbedaan dari dua kelompok dan analisis persentasi untuk melihat taraf keaktifan dan keberhasilan belajar siswa. Hasil uji beda keaktifan siswa diperoleh nilai t hitung 7,334 lebih besar dari t tabel 2,000 yang berarti terdapat perbedaan signifikan keaktifan belajar siswa antara kelas yang menggunakan model project based learning dari pada kelas yang menggunakan model konvensional. Model project based learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa karena terdapat 83,3% siswa dengan kategori sangat aktif, dibandingkan penggunaan model konvensional hanya terdapat 9,7% siswa kategori sangat aktif. Uji beda hasil belajar siswa diperoleh nilai t hitung 4,619 lebih besar dari t tabel 2,000 yang berarti terdapat perbedaan signifikan hasil belajar siswa antara kelas yang menggunakan model project based learning dari pada kelas yang menggunakan model konvensional. Model project based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa karena terdapat 96,6% siswa memenuhi standar ketuntasan belajar dan 33,3% siswa kategori sangat baik. Sedangkan penggunaan model konvensional hanya terdapat 64,5 % siswa memenuhi standar ketuntasan belajar dan 3,2% siswa kategori sangat baik. Penggunaan model pembelajaran project based learning meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada materi pelestarian lingkungan hidup di SMAN 1 Labuan. Model project based learning cocok diterapkan dalam pembelajaran geografi di SMA agar siswa lebih aktif, mandiri, kreatif dan mencapai standar KKM. Kata Kunci: Model Project Based Learning, Keaktifan Belajar dan Hasil Belajar

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > PENDIDIKAN GEOGRAFI (S2)
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 19 Oct 2017 03:27
Last Modified: 19 Oct 2017 03:27
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/3267

Actions (login required)

View Item View Item