Refungsionalisasi Birokrasi dalam Pelayanan Kesehatan pada Puskesmas di Kota Parepare

CALUNDU, RASIDIN (2016) Refungsionalisasi Birokrasi dalam Pelayanan Kesehatan pada Puskesmas di Kota Parepare. S3 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
BAB I.docx

Download (28kB)
[img] Text
BAB VI.docx

Download (16kB)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi riel pelaksanaan tugas dan fungsi aparat pelayan dalam melaksanakan fungsi pelayanan kesehatan di Puskesmas. Juga fungsi pengaturan dan fungsi pengawasan dalam memberikan pelayanan kesehatan serta berupaya untuk menemukan model pelayanan kesehatan dengan refungsionalisasi aparatur dalam pelayanan kesehatan sehingga kinerja aparatur birokrasi pelayanan kesehatan dapat meningkat. Dengan refungsionalisasi aparatur dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dengan mengacu pada kompetensi dan professional akan menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas untuk menghadapi dinamika masyarakat sebagai objek pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif, analisisnya adalah deskriptif yakni menyajikan fakta apa adanya, sedangkan pendekatannya adalah fenomenologi. Lokasi penelitian adalah Puskesmas di Kota Parepare dengan sumber data adalah data primer dan data sekunder dengan tehnik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi. Informannya adalah Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bidang, kepala Puskesmas, staf kesehatan, masyarakat luas sebagai pemakai, tokoh masyarakat, pemerhati kesehatan, LSM, dan anggota DPRD Kota Parepare. Analisis data dengan menggunakan analisis Huberman dan Miles dengan beberapa tahapan yakni reduksi data, penyajian data, verifikasi, melakukan trianggulasi , member cek dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran kinerja aparatur dalam penerapan tupoksinya dalam penanganan pelayanan kesehatan belum berjalan maksimal, baik dalam penerapan fungsi pelayanan, fungsi pengaturan maupun fungsi pengawasan, mengingat harapan besar masyarakat akan pelayanan kesehatan belum tertangani dengan baik. Hal ini disebabkan kualitas aparatur masih rendah, sarana prasarana kesehatan belum memadai dan SOP yang ada belum melakukan pemberdayaan masyarakat. Kenyataan menunjukkan bahwa pelayanan sudah berjalan namun belum maksimal sebagaimana harapan masyarakat sehingga diperlukan pembenahan dengan refungsionalisasi birokrasi pelayanan kesehatan meliputi desain ulang fungsi utama aparat pelayan, perubahan paradigma pelayanan, perubahan tupoksi aparat pelayan dan perubahan SOP. Tentunya berimplikasi pada semakin professional, kompetensi aparatur pelayanan kesehatan dengan tidak terlepas dari sumber daya manusia aparatur yang kapabel, kepemimpinan yang mampu memotivasi aparatur dan struktur organisasi yang rampin tetapi kaya fungsi menjadikan organisasi semakin bagus dalam menunjang kinerja aparatur dalam pelayanan publik, utamanya pelayanan kesehatan di era otonomi daerah.

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: PASCASARJANA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 17 Oct 2017 05:19
Last Modified: 17 Oct 2017 05:19
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/3208

Actions (login required)

View Item View Item