Studi Tentang Pemenuhan Hak-Hak Pekerja Bangunan Di Desa Lunjen Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang.

Masita, Masita (2015) Studi Tentang Pemenuhan Hak-Hak Pekerja Bangunan Di Desa Lunjen Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. S1 thesis, Universitas Negeri Mkassar.

[img] Text
MASITA.docx

Download (12kB)

ABSTRAK MASITA. 2015. Studi Tentang Pemenuhan Hak-Hak Pekerja Bangunan Di Desa Lunjen Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hak-hak yang diperoleh oleh pekerja bangunan sesuai dengan hak-hak normatif dalam Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pola hubungan kerja pekerja bangunan dengan mandor dan Faktor-faktor yang mempengaruhi pekerja bangunan tidak memperoleh haknya di Desa Lunjen Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Lunjen yang berprofesi sebagai pekerja bangunan sejumlah 102 orang. Adapun sampel dalam penelitan ini 18 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui tekhnik wawancara, pengumpulan data melalui wawancara menggunakan snowball sampling, sedangkan analisa data dilakukan dengan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak-hak yang diterima oleh pekerja bangunan tidak sesuai dengan hak-hak yang terdapat dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan karena hak-hak yang diperoleh pekerja bangunan hanya berupa hak menerima upah dan hak istirahat sedangkan dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan mencantumkan hak-hak lain seperti perlindungan Kesehatan Dan Keselamatan kerja (K3), Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) dan tunjangan-tunjangan lainnya. Pola hubungan kerja antara pekerja bangunan dengan mandor yaitu, pekerja bangunan yang mengerjakan suatu proyek bangunan dan mandor mengawasi jalannya pekerjaan bangunan dan menyediakan alat dan bahan, mandor mempekerjakan dan memberhentikan pekerja bangunan, dan mandor memberi perintah atas bangunan yang harus dikerjakan pekerja bangunan dan pekerja bangunan harus mematuhi. Dan Faktor-faktor pekerja bangunan tidak memperoleh haknya yaitu penyelesaian proyek yang tidak tepat waktu mengakibatkan upah pekerja bangunan dipotong dan kesalahan mandor seperti upah pekerja bangunan terlambat dibayarkan dan jam istirahat yang tidak cukup.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Sosiologi
Divisions: ?? sch_hum ??
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 26 Apr 2016 05:51
Last Modified: 26 Apr 2016 05:51
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/303

Actions (login required)

View Item View Item