Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Masalah pada Konsep Bioteknologi (dibimbing oleh Hamzah Upu dan A. Mushawwir Taiyeb).

ABDUL, HAFID (2014) Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Masalah pada Konsep Bioteknologi (dibimbing oleh Hamzah Upu dan A. Mushawwir Taiyeb). S1 thesis, universitas negeri makassar.

[img] Text
ABD HAFID.2014.docx

Download (15kB)

ABSTRAK ABDUL HAFID (2014) Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Masalah pada Konsep Bioteknologi (dibimbing oleh Hamzah Upu dan A. Mushawwir Taiyeb). Penelitian ini termasuk jenis Research & Development (R & D) dengan menggunakan model pengembangan dari Borg & Gall (1989). Tujuan pengembangan adalah untuk menghasilkan produk berupa modul pembelajaran berbasis masalah pada konsep bioteknologi yang valid, praktis dan efektif. Penelitian pengembangan ini menggunakan pendekatan deskriptf kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan, pengembangan modul pembelajaran berbasis masalah pada konsep Bioteknologi terdiri atas 6 tahap yaitu; tahap analisis potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, menyusun desain awal modul, validasi desain, revisi desain, dan uji coba produk. Pada aspek kevalidan, penilaian dilakukan oleh pakar dan guru Biologi SMA dan SMK melalui kegiatan Musyawara Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi, modul yang dikembangkan dinyatakan “valid”. Penilaian oleh pakar pengembangan pembelajaran dan oleh pakar materi Bioteknologi, hasil penilaian menunjukkan masing-masing adalah rata-rata 3,6 (standar deviasi 0,23, skor ideal 4,0) dan 3,2 (standar deviasi 0,38, skor ideal 4,0). Hasil analisis penilaian oleh guru-guru biologi adalah total rata-rata 3,27 (standar deviasi 0,37, skor ideal 4,0). Dalam uji coba produk peserta didik memberikan respon rata-rata 89,1(standar deviasi 1,161, skor ideal 100) atau dengan kategori “tinggi sekali”, yang menunjukkan pengembangan modul PBL dengan konsep Bioteknologi “praktis” digunakan dalam pembelajaran. Modul ini juga efektif digunakan dalam pembelajaran, karena hasil analisis aktivitas peserta didik menunjukkan bahwa aktivitas PBL mencapai 82,04% (standar deviasi 5,66, skor ideal 100) dengan kategori “tinggi”, begitu pula dengan hasil belajar kognitif peserta didik mengalami peningkatan dari nilai rata-rata kelas 36,67 (standar deviasi 8,780, skor ideal 100) menjadi 90,51 (standar deviasi 4,469, SI 100).

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: PSIKOLOGI
Divisions: FAKULTAS PSIKOLOGI
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 26 Apr 2016 05:51
Last Modified: 04 Apr 2017 07:27
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/302

Actions (login required)

View Item View Item