Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Penggunaan Media Plastisin di TK Pertiwi Kabupaten Sorong

KILIS, TREESJE (2016) Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Penggunaan Media Plastisin di TK Pertiwi Kabupaten Sorong. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
ARTIKEL.docx

Download (58kB)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui media plastisin yang dibuat para peserta didik dalam proses pembelajaran di TK Pertiwi Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan desain One Group Pretest – Postest Desain dengan obyek penelitian seluruh anak didik kelompok B TK Pertiwi Kabupaten Sororng yang berjumlah 20 anak yang terdaftar pada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian dilaksanakan melalui obsevasi, pretest dan posttest.Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Oleh karena itu rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (i) Bagaimana gambaran motorik halau dalam pembelajaran anak usia dini di TK Pertiwi Kabupaten Sorong? (ii) Bagaimana penggunaan media Plastisin pada pembelajaran anak usia dini di TK Pertiwi Kabupaten Sorong? (iii) Apakah ad pengaruh penggunaan media plastisin dalam pembelajaran terhadap peningkatan motorik halus anak usia dini di TK Pertiwi Kabupaten Sorong? Tujuan Penelitian ini adalah (i) Untuk memeperoleh gambaran motorik halus pada pembelajaran anak usia dini di TK Pertiwi Kabupaten Sorong. (ii) untuk mengetahui pengetahui penggunaan media plastisin pada pembelajaran anak usia dini di TK Pertiwi Kabupaten Sorong. (iii) Untuk menegtahui apakah ada pengaruh penggunaan media plastisin pada pembelajaran motorik halus anak usia dini di TK Pertiwi Kabupaten Sorong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (i)Penggunaan media plastisin dalam pembelajaran anak usia dini di TK Pertiwi Kabupaten Sorong sangat baik. Pengukuran peningkatan motorik halus anak ditinjau dari segi orisinalitas baik warna dan bentuk, dimana pada penilaian aspek warna dan bentuk hasil karya anak merupakan obyek yang dinilai, sementara keaslian anak dalam membuat karya (tanpa meminta bnatuan orang lain) merupakan aspek penilaian orinalitas. (ii) Kemampuan motorik halus anak usia dini sebelum menggunakan media pembelajaran berada pada kategori cukup baik, sedangkan setelah diberikan pembelajaran maka berada pada kategori tinggi, karena anak sangat tertarik dengan dengan membuat bemacam-macam bentuk dengan menggunakan media plastisin, sehingga anak sangat antusiame, konsentrasi, menyimak serta tekun mendengarkan arahan akhirnya anak-anak membuat dengan berbagai macam bentuk yang sangat menarik. Hal ini mebuktikan bahwa dengan kegiatan pembelajaran menggunakan media plastisin dapat meningkatkan motorik halus anak.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan maka rekomendasikan kepada guru hendaknya dapat mengfasilitasi memotivasi anak sesuai dengan kebutuhan perkembangan motorik halusnya. Kata kunci : Bermain plastisin, kemampuan motorik halus.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 09 Oct 2017 02:10
Last Modified: 09 Oct 2017 02:10
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/2972

Actions (login required)

View Item View Item