Pelaksanaan Tradisi Marimpa Salo di Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai

A. Kurnia, A. Kurnia (2014) Pelaksanaan Tradisi Marimpa Salo di Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. S1 thesis, Universitas Negeri Mkassar.

[img] Text
A. KURNIA.docx

Download (13kB)

ABSTRAK A. KURNIA. 2014. Pelaksanaan Tradisi Marimpa Salo di Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan tradisi Marimpa Salo, Nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan tradisi marimpa salo, dan juga untuk mengetahui implikasi tradisi marimpa salo bagi kehidupan masyarakat di desa Sanjai.Penelitian ini merupakan penelitian model Ex Post Facto, yang desainnya dirancang dengan menggunakan desain deskriptif kualitatif, adapun populasi dalam penelitian ini adalah 3.218 orang, yang dijadikan sampel sebanyak 28 orang dengan menggunkan teknik sampling pertimbangan (purposive sampling). Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi sedangkan teknik dalam analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Sebelum tradisi marimpa salo dilaksanakan terlebih dahulu dilakukan musyawarah guna menentukan hari pelaksanaan dan pembagian tugas pada saat pelaksanaan acara, Adapun komponen-komponen pelaksanaan tradisi marimpa salo yaitu : Arung (kepala desa), Gella (Kepala Kampung) dan To Matoa Kampong (Pemuka Masyarakat), Pengatur acara, Pabelle, Ponggawa Lopi dan Sawi/sahi (awak perahu), Sanro /Dukun (Pemuka Adat), Paggenrang, Paddarreheng atau Paddawa-dawa, Masyarakat luas dan Pemerintah kabupaten Sinjai. Sedangkan acara Puncak marimpa salo yaitu ketika puluhan perahu diturunkan ke sungai dan diatur sesuai lebar sungai setelah itu Perahu dengan awak yang menarik tali jarring terus berjalan menuju muara sungai, selanjutnya belle yang berfungsi sebagai perangkap ikan yang telah dihalau ditempatkan di muara setelah itu rombongan parimpa tiba disisi belle dan dipastikan semua ikan sudah masuk perangkap maka belle pun ditutup. 2). Nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan tradisi Marimpa Salo yaitu nilai-nilai sosial yaitu gotong royong, solidaritas kelompok, kebersamaan social dan gotong royong serta hiburan sedangkan nilai agama yang terkandung yaitu rasa syukur dan silaturahmi diantar warga. 3). Implikasi Tradisi marimpa Salo terhadap Kehidupan Masyarakat Sanjai, jika ditinjau dari segi ekonomi, sosial dan keagamaan masyarakat sama sekali tidak bertentangan, tradisi ini mendorong masyarakat untuk senantiasa bergotong-royong, silaturahmi, rasa solidaritas.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Sosiologi
Divisions: ?? sch_hum ??
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 26 Apr 2016 01:49
Last Modified: 26 Apr 2016 01:49
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/293

Actions (login required)

View Item View Item