ESTIMASI PRODUKTIVITAS JAGUNG KUNING

Diah Retno Dwi Hastuti, Hastuti (2016) ESTIMASI PRODUKTIVITAS JAGUNG KUNING. Prosiding Seminar Nasional "Mega Trend Inovasi Hasil Penelitian dalam Pembangunan Berkelanjutan. pp. 844-848. ISSN 978-603-9075-25-7

[img] Text
Estimasi Produktivitas Jagung Kuning-(Hastuti, 2016).pdf

Download (695kB)

Selama 5 tahun terakhir (2009-2013) produksi jagung tertinggi Sulawesi Selatan terdapat di Kabupaten Gowa sebanyak 230 ton. Walaupun luas lahannya lebih kecil dari Kabupaten Jeneponto (40.979,2 hektar) dan Bone (43.952,40 hektar), akan tetapi produktivitas jagung di Kabupaten Gowa (5,632 ton/hektar) lebih besar dari kabupaten lainnya. Seiring dengan hal itu peningkatan produktivitas jagung khususnya jagung kuning perlu mendapat perhatian khusus melalui peningkatan produksi dan luas lahan jagung kuning. Penggunaan input sebagai salah faktor-faktor yang mempengaruhi produkvitas jagung sehingga berdampak pula dengan perubahan pendapatan usahatani jagung. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peningkatan produktivitas jagung melalui penggunaan input langsung dan tidak langsung di Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam pencapaian tujuan penelitian adalah lokasi penelitian ditentukan secara purpossive di Desa Bontonompo Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Sampel responden penelitian adalah petani jagung diambil secara simple random sampling sebanyak 30 responden. Selanjutnya teknik analisis data adalah menganalisis dampak dari penggunaan input melalui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas dengan multiple linear regression dan pengujian asumsi klasik (multicollinearity dan heterocedasticity). Fungsi produksi jagung kuning menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas dan konsep produktivtas. Fungsi pendapatan usahatani jagung dengan teknik unit output price Cobb-Douglas profit function (UOP-CDPF).Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 6 input yang mempunyai pengaruh tidak signifikan hanya tenaga kerja karena rata-rata tenaga kerja yang digunakan 3 jiwa yang merupakan tenaga kerja keluarga, sedangkan variabel volume benih, tanggungan keluarga, tingkat pendidikan, dan pengalaman mempunyai pengaruh positif yang berarti setiap kenaikan variabel tersebut akan menaikkan pula produktivitas jagung kuning, serta volume urea mempunyai pengaruh negatif yang berarti setiap penambahan volume urea justru akaan menurunkan produktivitas jagung kuning. Kata kunci produktivitas dan jagung kuning

Item Type: Article
Subjects: KARYA ILMIAH DOSEN
Universitas Negeri Makassar > KARYA ILMIAH DOSEN
Divisions: KOLEKSI KARYA ILMIAH UPT PERPUSTAKAAN UNM MENURUT FAKULTAS > KARYA ILMIAH DOSEN
KARYA ILMIAH DOSEN
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 27 Jul 2017 02:46
Last Modified: 27 Jul 2017 02:46
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/2710

Actions (login required)

View Item View Item