Penggunaan Maksim dalam Interaksi Guru dengan Siswa pada Pembelajaran di Kelas VII.3 SMP Negeri 1 Pangsid Kabupaten Sidenreng Rappang

Mulyani R, Sri (2016) Penggunaan Maksim dalam Interaksi Guru dengan Siswa pada Pembelajaran di Kelas VII.3 SMP Negeri 1 Pangsid Kabupaten Sidenreng Rappang. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
Sri Mulyani R..docx

Download (12kB)

ABSTRAK . 2017. “”. Skripsi. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar, (Dibimbing oleh Mayong Maman dan Azis). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan maksim dalam interaksi guru dengan siswa pada pembelajaran di Kelas VII.3 SMP Negeri 1 Pangsid Kabupaten Sidenreng Rappang yang lebih rinci diuraikan menjadi: (1) Untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan maksim dalam interaksi guru dengan siswa pada pembelajaran di Kelas VII.3 SMP Negeri 1 Pangsid Kabupaten Sidenreng Rappang; (2) Untuk mendeskripsikan bentuk pelanggaran maksim dalam interaksi guru dengan siswa pada pembelajaran di Kelas VII.3 SMP Negeri 1 Pangsid Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data kualitatif yang bersumber dari keseluruhan interaksi guru dengan siswa pada pembelajaran di Kelas VII.3 SMP Negeri 1 Pangsid Kabupaten Sidenreng Rappang. Instrumen utama dalam penelitian ini ialah peneliti sendiri dengan segenap pengetahuannya tentang pragmatik yang didukung oleh empat instrumen penunjang, yaitu lembar pengamatan, telepon seluler, indikator pematuhan dan pelanggaran maksim, serta kartu data. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada empat, yaitu teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, teknik rekam, dan teknik transkripsi. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode padan ekstralingual yang dilakukan melalui tiga tahap analisis, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi metode dan teknik triangulasi penyidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan maksim dalam interaksi guru dengan siswa pada pembelajaran di Kelas VII.3 SMP Negeri 1 Pangsid Kabupaten Sidenreng Rappang dominan ditemukan pada bentuk pematuhan dibandingkan dengan bentuk pelanggaran maksim yang lebih rinci diuraikan menjadi: (1) Pematuhan maksim dalam interaksi guru dengan siswa pada pembelajaran di Kelas VII.3 SMP Negeri 1 Pangsid Kabupaten Sidenreng Rappang ditemukan pada 11 bentuk yang dikelompokkan ke dalam empat maksim, yaitu maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara; (2) Pelanggaran maksim dalam interaksi guru dengan siswa pada pembelajaran di Kelas VII.3 SMP Negeri 1 Pangsid Kabupaten Sidenreng Rappang ditemukan pada 10 bentuk yang dikelompokkan ke dalam empat maksim, yaitu maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Kata kunci: maksim, interaksi, dan pembelajaran.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA > Pendidikan Bahasa dan sastra Bahasa Indonesia
Divisions: Dewey Decimal Classification > FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 06 Jul 2017 01:08
Last Modified: 06 Jul 2017 01:08
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/2675

Actions (login required)

View Item View Item