Balas Dendam Pada Suku Bugis dan Makassar

Matanggaran, Victor (2015) Balas Dendam Pada Suku Bugis dan Makassar. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
Victor Matanggaran.docx

Download (15kB)

ABSTRAK Victor Matanggaran, Asniar Khumas, Kurniati Zainuddin. 2015. Balas Dendam Pada Suku Bugis dan Makassar. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. Balas dendam (revenge) sebagai suatu gejala sosial banyak terjadi di berbagai negara dengan bentuk dan tujuan berbeda-beda. Balas dendam dapat muncul akibat adanya keadilan maupun harga diri yang hilang karena perlakuan orang lain. Respon terhadap perlakuan yang tidak disenangi tersebutlah yang disebut balas dendam. Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan konflik balas dendam yang cukup besar khususnya Kota Makassar sendiri. Beberapa kasus pembunuhan dan konflik yang terjadi di Indonesia banyak diawali dari rasa sakit hati atau keinginan untuk membalas dendam. Balas dendam ternyata tidak hanya diaplikasikan melalui agresi fisik, balas dendam dalam konsep kekinian tidak lagi dipandang sebagai proses menjatuhkan musuh seperti kisah-kisah kolosal, tetapi lebih menunjukkan bahwa pihak yang disakiti atau dirugikan adalah pihak yang benar dan yang salah harus belajar dari masalah itu. Penelitian ini hendak memahami balas dendam yang terjadi pada 10 subjek penelitian, masing-masing lima orang yang berasal dari suku Bugis dan lima orang suku Makassar. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan ekspresi balas dendam ditinjau dari proses atau dinamika psikologis seseorang secara internal. Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi untuk mengetahui makna balas dendam yang dilakukan masing-masing individu. Hasilnya menunjukkan adanya perbedaan bentuk ekspresi dan dinamika psikologis pelaku balas dendam. Selain adanya dinamika Psikologis dalam perbedaan ekspresi balas dendam, perbedaan pemaknaan budaya harga diri (Siri’) dalam suatu kebudayaan turut menentukan tindakan pembalasan yang akan ditempuh seseorang. Penelitian ini akan menjelaskan alasan orang Bugis dan orang Makassar melakukan balas dendam dengan caranya masing-masing. Kata kunci: Balas dendam, Harga Diri, Malu, Agresfitas, Regulasi Emosi, Ruminasi dan Pemaafan ABSTRACT Victor Matanggaran. 2015. Revenge of Makassar and Bugis People. Thesis. Psychology Faculty, Makassar State University. Supervisors: (1) Asniar Khumas (2) Kurniati Zainuddin. Revenge as one of social phenomena does happen in almost every country in the world with different forms and purposes. Revenge could come out by unfairness treatment or self abuse by others. Response to the uncomfortable treatments by others called revenge. Indonesia is country with big potency of conflict of revenge especially in Makassar City. Most of murdering and another conflicts in Indonesia comes from heartbreaking and vengeful feelings of offenders. The expressions of revenge nowadays not only about aggression but more about self proving after self esteem's abuse. This research aimed to comprehend the revenge of 10 respondent of Makassar and Bugis people, the way they express and response to offender’s treatment. Data collection was depth interviews and observations to understand each respondent’s cases and the result showed the different expressions of psychological dynamics of revenge. The way to internalize of self esteem in different culuture of bugis and makassar also caused the way people doing their retaliations. This research support explanation about how Makassar and Bugis people have different ways to express their retaliation. Keywords: Revenge, Self Esteem, Shame, Aggression, Emotion Regulation, Rumination and Forgiveness

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: PSIKOLOGI
Divisions: FAKULTAS PSIKOLOGI
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 07 Apr 2017 07:50
Last Modified: 07 Apr 2017 07:50
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/2455

Actions (login required)

View Item View Item