GAMBARAN DISONANSI KOGNITIF PADA MAHASISWI PELAKU ABORSI PRANIKAH

Lela, Nur (2016) GAMBARAN DISONANSI KOGNITIF PADA MAHASISWI PELAKU ABORSI PRANIKAH. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
Nur Lela.docx

Download (14kB)

GAMBARAN DISONANSI KOGNITIF PADA MAHASISWI PELAKU ABORSI PRANIKAH Nur Lela (Ellamalewa@gmail.com) Ahmad (Ahmadrazak71@gmail.com) Muh. Nur Hidayat Nurdin (Dayat_20858@yahoo.com) Program Studi Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Makassar Jl. AP Pettarani Makassar, 90222 ABSTRAK Penelitian ini dilakukan atas dasar peningkatan perilaku seks pra nikah dan aborsi pada mahasiswi, khususnya di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran disonansi kognitif dan latar belakang yang memengaruhi mahasiswi di Makassar memutuskan untuk aborsi, juga untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan pasca aborsi. Responden dalam penelitian ini adalah empat pelaku aborsi pra nikah yang berdomisili di Makassar dengan rentang usia antara 19-25 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam terhadap responden penelitian. Hasil dalam penelitian ini adalah responden mengalami disonansi kognitif yang berujung pada perilaku aborsi. Disonansi kognitif responden bersumber dari inkonsistensi logis, norma agama, nilai budaya dan pengalaman masa lalu. Responden melakukan aborsi pra nikah disebabkan oleh faktor psikologis karena mengalami ketakutan kepada orang tua, mengalami kecemasan, masih bersatatus mahasiswa dan masih ingin menyelesaikan sekolah dan pasangan yang tidak ingin bertanggung jawab. Faktor sosial karena adanya desakan yang bersumber dari pasangan serta dukungan dan penerimaan dari teman dekat untuk melakukan aborsi. Selain itu adanya faktor ekonomi yang menyebabkan responden memutuskan untuk aborsi. Responden penelitian mengalami dampak pasca aborsi pra nikah yaitu mengalami gangguan psikologis karena merasa berdosa, merasa bersalah, merasa sangat menyesal, merasa sedih, merasa cemas, dan phobia terhadap bayi, mengalami ganguan tidur dan mimpi buruk. Dampak fisik yang dialami yaitu siklus haid tidak teratur, mengalami nyeri haid, merasa lemas, pucat, mengalami pendarahan, dan terkena kanker serviks. Secara umum penelitian ini dapat menjadi acuan dalam mengkaji fenomena kasus aborsi ilegal di Indonesia khususnya di Kota Makassar. Kata Kunci: Disonansi Kognitif, Aborsi Pra nikah DESCRIPTION OF COGNITIVE DISSONANCE ABORTION PREMARITAL Nur Lela (Ellamalewa@gmail.com) Ahmad (Ahmadrazak71@gmail.com) Muh. Nur Hidayat Nurdin (Dayat_20858@yahoo.com) Program Studi Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Makassar Jl. AP Pettarani Makassar, 90222 ABSTRACT Abortion is phenomenon that related to the values of social norms, culture, and religion. Illegal and unsafe abortion be an option for students who experienced a premarital pregnancy. This research was conducted on the basis of the increase in premarital sexual behavior and abortion, especially in Makassar city.This study aims to describe the cognitive dissonance and to determine the impact of abortion. Respondents in this study were four who doing premarital abortion domicilied in Makassar with age range between 19-25 years. This study use a qualitative method, where data collection was done by using depth interviews. The results show that the respondent experiencing cognitive dissonance that resulted in abortion behavior. Cognitive dissonance sourced from logical inconsistencies, religious norms, cultural values, and past experiences. Respondent who had an abortion before marriage is caused by psychological factors because of a fear to parents, anxiety of the social norms, they still a student and want to finish school, and their partner didn’t responsible about the pregnancy. Social factors caused by pressure that comes from their close friends who support them to have an abortion. Besides another reason to have an abortion is caused by economic factor. the effect of post-abortion to the subject is they have psychological disorders because they feel guilty, sad, anxious, and the phobia against a baby, experiencing sleep disturbances and got a nightmares. Meanwhile, the physical effect experienced like irregular menstrual cyles, experiencing menstrual pain, feeling weak, bleeding, even worst cervical cancer. Keywords: Cognitive Dissonance, Abortion In Premarriage Students

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: PSIKOLOGI
Divisions: FAKULTAS PSIKOLOGI
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 05 Apr 2017 05:56
Last Modified: 05 Apr 2017 05:56
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/2357

Actions (login required)

View Item View Item