Implementasi Kebijakan Pembangunan Pertanian Kabupaten Mamasa.

TALLU, TALLU (2013) Implementasi Kebijakan Pembangunan Pertanian Kabupaten Mamasa. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

Full text not available from this repository.

ABSTRAK TALLU. Implementasi Kebijakan Pembangunan Pertanian Kabupaten Mamasa. (dibimbing oleh Fakhri Kahar Andi Agustang). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi kebijakan dilihat dari program, proyek dan kegiatan pembangunan pertanian di Kabupaten Mamasa, dan untuk mengetahui dan menjelaskan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi kebijakan pembangunan pertanian di Kabupaten Mamasa. Fokus penelitian adalah implementasi kebijakan pembangunan pertanian berdasarkan program, proyek dan kegiatan. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif adalah flow model analysis atau model analisis mengalir yang meliputi data reduksi, data display dan penyajian kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) implementasi kebijakan pembangunan pertanian diterapkan berdasarkan program, proyek dan kegiatan yang mengacu pada Rencana Strategik tahun 2008 – 2012, instansi Dinas Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Mamasa belum efektif untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan yaitu peningkatan produksi tanaman pangan, perkebunan dan hortikultura, mengembangkan agribisnis hortikultura dan perkebunan, meningkatkan kualitas SDM petani dan kelompok tani, optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian, mendorong penggunaan mekanisasi pertanian serta mengembangkan tanaman spesifik lokal dan mempertahankan plasma nuftah, (2) komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi merupakan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi kebijakan pembangunan pertanian di Kabupaten Mamasa. Keberhasilan suatu pembangunan pertanian harus ditunjang oleh adanya faktor komunikasi yang proaktif antara pengambil keputusan dan pelaksana di dalam mengkomunikasikan program, proyek dan kebijakan. Karenanya SDM yang memiliki pengetahuan, keterampilan, pengalaman dan penguasaan kerja memainkan peranan penting dalam mengimplementasikan pembangunan pertanian tersebut dengan baik. Demikian halnya adanya kesiapan atau disposisi antara pelaksana dan pengembang kebijakan tersebut dalam mengimplementasikan pembangunan pertanian dengan baik secara struktur, di mana struktur organisasi merupakan pembagian uraian kerja dan jenis kerja yang diperlukan dalam melaksanakan program dengan lancar. ABSTRACT TALLU. The Implementation of Agriculture Development Policy in Mamasa District. (Supervisor by Fakhri Kahar and Andi Agustang) The research aim to know the implementation of policy to see from program, project and activity of agriculture development in Mamasa District, and to know and explain the support and constraint factors implementation of agriculture development policy in Mamasa District. The research focus namely the implementation of agriculture development policy based on program, project and activity. Data analysis used of descriptive qualitative analysis technique namely flow model analysis which include reduction, display and conclusion preparation. The result of research to see that the implementation of agriculture development policy applied based on program, project and activitiy which focus on Strategic Planning in 2008 – 2012, the Agriculture, Field and Horticulture Instance Mamasa District ineffective to achieve of goal and target which appointment namely the increasing of rice plant production, field and horticulture, development of horticulture and field, increasing the farmer as human resource quality and farming group, optimalization the useful of agriculture area, to support useful of agriculture mechanization and development of local specific plant and depend of nuftah plasma. Found that the communication, resource, disposition and bureaucracy structure represent the factors which support and constraint the implementation of agriculture development policy in Mamasa District. The successful of agriculture development must support there are proactive communication between take of decision maker and applicator in communication of program, project and policy. Because the human resource have knowledge, skill, experience and mastery of work have the role which important in implementation of agriculture development with good. Thus there are preparation or disposition between applicator and developer of policy in implementation of agriculture development in good structurally, where the organization structure represent of job description divide and kind of work which require in application of program with fluent. Keywords: Implementation of Agriculture Development Policy

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > PENDIDIKAN ILMU SOSIAL - (S2)
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 21 Mar 2017 02:38
Last Modified: 21 Mar 2017 02:38
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/2265

Actions (login required)

View Item View Item