Kebijakan Pangan Masa Pendudukan Jepang di Wajo (1942-1945)

FITRIANA, FITRIANA (2015) Kebijakan Pangan Masa Pendudukan Jepang di Wajo (1942-1945). S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

Full text not available from this repository.

ABSTRAK FITRIANA. 2015. Kebijakan Pangan Masa Pendudukan Jepang di Wajo (1942-1945). Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar yang di Bimbing oleh Ahmadin dan H. Muh. Saleh Madjid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar kebijakan pangan pendudukan Jepang di Wajo, alasan penetapan bentuk-bentuk Kebijakan Pangan masa pendudukan Jepang di Wajo dan implikasi kebijakan pangan Pendudukan Jepang di Wajo. Jenis penelitian ini adalah sejarah yang sifatnya menggunakan tehnik analisis deskriptif melalui tahapan-tahapan antara lain Heuristik, Kritik sumber, interpretasi serta historiografi atau penyajian. Hasil penelitian diperoleh keterangan bahwa kebijakan pangan pendudukan Jepang di Wajo didasarkan dari segi ekonomi yang tidak stabil akibat perang yakni perang dunia II dengan Negara-negara Barat yakni Amerika dan Hindia Belanda melarang semua barang-barang impor ke Jepang yakni Sumber Daya Alam (SDA) terutama dari segi bahan pangan dalam melakukan kegiatan ekonomi disamping sebagai basis pertahanan. Alasan penetapan bentuk-bentuk Kebijakan Pangan masa pendudukan Jepang di Wajo karena Sulawesi telah mengalami kekurangan pangan sekitar tahun 1940-an, adanya kebutuhan pangan yang mendesak bagi Jepang untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi serdadu Jepang selama tinggal dan berperang melawan sekutu. Implikasi Kebijakan pangan Pendudukan Jepang di Wajo dapat diklasifikasikan pada dua bentuk yaitu manfaat positif meliputi masyarakat Wajo dapat mengenal dan mengetahui teknik penanaman, sejumlah inovasi baru yang diperkenalkan Jepang baik dalam bidang ekonomi pertanian maupun bidang lainnya telah menginspirasi rakyat menjadi lebih kreatif Sedangkan dari segi dampak negatif meliputi timbulnya tekanan ekonomi yang mengakibatkan tekanan fisik dan psikologis bagi masyarakat Wajo, keresahan sosial akibat kekurangan bahan pangan Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kebijakan pangan pendudukan Jepang di Wajo yakni Sumber Daya Alam (SDA) sebagai sumber perekonomian dalam melakukan kegiatan ekonomi disamping sebagai basis pertahanan. Alasan penetapan bentuk-bentuk Kebijakan Pangan masa pendudukan Jepang di Wajo karena Sulawesi telah mengalami kekurangan pangan sekitar tahun 1940-an sehingga mendesak Jepang untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi serdadu selama melakukan perang melawan sekutu. Implikasi Kebijakan pangan Pendudukan Jepang di Wajo yakni sejumlah inovasi baru yang diperkenalkan Jepang baik dalam bidang ekonomi pertanian maupun bidang lainnya telah menginspirasi rakyat menjadi lebih kreatif, namun menimbulkan tekanan ekonomi, sosial dan psikologis bagi masyarakat Wajo.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Sejarah
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 03 Mar 2017 01:45
Last Modified: 03 Mar 2017 01:45
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/2185

Actions (login required)

View Item View Item