Kejatuhan Rezim Hosni Mubarak di Mesir pada 2011. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar

Munandziroh, Anis (2015) Kejatuhan Rezim Hosni Mubarak di Mesir pada 2011. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

Full text not available from this repository.

ABSTRAK Anis Munandziroh. 2013. Kejatuhan Rezim Hosni Mubarak di Mesir pada 2011. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Amiruddin dan Ahmadin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang revolusi Mesir dalam bidang politik, sosial ekonomi, agama, untuk mengetahui kronologi revolusi Mesir untuk menjatuhkan rezim Hosni Mubarak, dan untuk mengetahui dampaknya dalam bidang militer, politik, dan sosial ekonomi di Mesir. Penelitian ini bersifat deskriptif naratif dengan menggunakan metode penelitian sejarah, melalui tahapan-tahapan kerja meliputi: heuristik atau pengumpulan data, kritik yang bertujuan untuk menentukan atau menilai sumber yang dikaji, interpretasi atau penafsiran terhadap fakta sejarah dalam bentuk penjelasan terhadap fakta yang telah diperoleh, dan historiografi yang merupakan puncak dari metode penelitian sejarah yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa revolusi Mesir dilatarbelakangi oleh kejenuhan rakyat Mesir dipimpin oleh Hosni Mubarak yang di dalam pemerintahannya diwarnai dengan tindakannya yang sewenang-wenang. Tindakannya terhadap lawan-lawan politiknya bersifat represif, Mubarak juga tidak mampu mengatasi masalah pengangguran, kemiskinan, krisis pangan dan korupsi di dalam pemerintahannya. Perhatiannya selalu terfokus pada gerakan Islam radikal yang dianggap mengancam kekuasaannya, sehingga hak-hak agama lain di Mesir seperti Kristen Koptik terabaikan. Kekecewaan rakyat terakumulasi, sehingga pecahlah revolusi Mesir pada 25 Januari 2011. Revolusi ini digerakkan oleh kaum muda dan diikuti jutaan rakyat Mesir. Perjuangan mereka tidak sia-sia, tepat 18 hari demonstrasi yakni 11 Februari 2011 Hosni Mubarak menyatakan mundur dari jabatannya. Militer ditunjuk untuk memegang kekuasaan sementara sampai pemilu bulan September 2011. Militer segera membekukan konstitusi dan membubarkan parlemen. Beberapa konstitusi pun diamandemen, terutama konstitusi dalam pemilu. Setelah terjadi revolusi, rakyat Mesir bebas mengeluarkan pendapatnya. Akan tetapi pasca kerusuhan revolusi Mesir, pendapatan Mesir di bidang pariwisata menurun drastis. Selain itu, tertutupnya bank selama beberapa hari dan anjloknya bursa saham juga mengakibatkan perekonomian di Mesir semakin memburuk. Di sisi lain, kelompok oposisi berlomba-lomba mendirikan partai politik atau menghidupkan partai yang dilarang pemerintah sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa Hosni Mubarak adalah presiden Mesir yang paling lama memerintah di Mesir, yakni selama 30 tahun. Hosni Mubarak digulingkan oleh rakyatnya sendiri terkait pemerintahannya yang diktator, dan kebijakannya yang bersifat otoriter.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Kewarganegaraan PPKn
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 16 Feb 2017 05:20
Last Modified: 22 Feb 2018 07:44
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/2115

Actions (login required)

View Item View Item