Penerapan Model Pembelajaran Discovery untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerpen Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Panca Lautang Kabupaten Sidenreng Rappang

Lukman, Lukman (2014) Penerapan Model Pembelajaran Discovery untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerpen Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Panca Lautang Kabupaten Sidenreng Rappang. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
LUKMAN. 2014..docx

Download (14kB)

ABSTRAK Lukman. Penerapan Model Pembelajaran Discovery untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerpen Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Panca Lautang Kabupaten Sidenreng Rappang. (Dibimbing oleh Muhammad Rapi Tang selaku pembimbing satu dan Mayong Maman sebagai pembimbing dua) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran discovery sehingga dapat meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Panca Lautang Kab Sidrap. Penelitian ini diawali dengan membuat perencanaan kemudian penerapan dan menganalisis penerapan dan hasil penerapan dalam bentuk karya siswa. Perencanaan itu diwujudkan dalam bentuk penyusunan tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, penentuan media dan sumber belajar, penyediaan lembar observasi guru dan lembar observasi siswa. Sebelum tindakan dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan tes pratindakan dengan hasil yang belum maksimal, hal ini dapat terlihat dengan presentase pencapaian yaitu 0% kategori baik sekali, 0% kategori baik, 9% kategori cukup, 68% kategori kurang dan 23% kategori gagal. Selanjutnya dilakukan langkah tindakan yakni siswa di bagi ke dalam 11 kelompok, dengan satu kelompok terdiri dari dua orang. Kemudian dilakukan penerapan atau pelaksanaan tindakan dengan melakukan langkah-langkah yang telah dirancang dalam perencanaan. Dalam pelaksanaan tindakan, dilakukan dengan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Siklus pertama menunjukkan hasil yang belum maksimal, hal ini dapat terlihat dengan persentase pencapaian yaitu 0% kelompok yang tepat menulis cerpen, 27% atau 3 kelompok dengan kategori baik, 35,5% atau 4 kelompok dengan kategori cukup, 35,5% atau 3 kelompok dengan kategori kurang. Jadi kesimpulan dari siklus pertama belum mencapai nilai standar kumulatif yang ditentukan yaitu 70. Meskipun pencapaian nilai ada peningkatan dari hasil pretes, akan tetapi dianggap masih perlu peningkatan yang lebih baik lagi dengan melakukan siklus kedua. Dari beberapa perbaikan dari proses pelaksanaan siklus pertama, maka hasil yang diperoleh dari siklus kedua yaitu 45% atau 5 kelompok dengan perolehan kategori amat baik, dan 55% atau 6 kelompok dengan kategori baik, jadi dari 11 kelompok secara keseluruhan telah menunjukkan hasil yang memuaskan. Untuk itu, disarankan kepada siswa untuk selalu berlatih menulis dengan berbagai karya imajinatif agar tumbuh semangat dalam menghasilkan karya tulisan yang cukup baik dan bermanfaat. Begitu pula kepada guru, disarankan dapat memberikan stimulasi dan motivasi yang secara terus menerus kepada siswa dengan berbagai pendekatan atau metode belajar supaya dapat tercipta semangat belajar yang baik dalam diri siswa dan semangat mengajar dalam diri guru. ABSTRACT LUKMAN. 2014. The Application of Discovery Learning Model to Improve Short Story Writing Skill 0f Class VIII Students at SMP Negeri 2 Panca Lautang in Sidrap District (Supervised by Muammad Rapi Tang and Mayon Maman) This study aims to describe the application of discovery learning model that may improve short story writing skill of class VIII students at SMP Negeri 2 Panca Lautang in Sidrap. This study was started with the planning, implementation, and analyze of the implementation of the result in the form of students’ work. Planning was in the form of preparation of learning objectives, learning stages, media and learning resources, the provision of observation sheets of teacher and students. Before the action was conducted, pre-action test was preceded and obtained not optimal result, it can be seen from the achievement percentage that 0% was very good category, 0% was good category, 9% was moderate category, 68% was low category, and 23% failed category. Furthermore, the students performed the action stages which were divided into 11 groups, with one group consisting of two students, then conducted the application or implementation of the action by performing the stage that have been designed in the planning. The actions performed in two cycles, each cycle consisted of three meeting. The first cycle showed not maximal results, it can be seen by the achievement percentage that 0% of group writing accurate short stories, 27% or 3 groups included in good category, 35,5% or 4 groups in moderate category, 35,5% or 3 groups in low category. In conclusion, the first cycle has not reached the prescribed value of the cumulative standard 70, although three is in an increase in the value of the achievement pretest results, but still needs a better improvement by conducting the second cycle. Based on some improvement from the first cycle in the implementation process, the results obtained from the second cycle was 45% or 5 groups acquired q very good category, and 55% or 6 groups was in good category; thus the overall 11 groups have shown satisfactory result. Therefore, students are advised to constantly practice writing with a variety of imaginative work to develop their motivation in producing good repertoire of writing. To teachers, it is advisable to provide constant stimulation and motivation to the students with various learning approaches or methods in order to create good learning motivation of students as well as good teaching motivation for teacher.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA > Pendidikan Bahasa dan sastra Bahasa Indonesia
Divisions: Dewey Decimal Classification > FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 17 Jan 2017 02:50
Last Modified: 17 Jan 2017 02:50
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1958

Actions (login required)

View Item View Item