Analisis Tindak Tutur Guru dan Siswa dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI SMA Negeri 1 Mare Kabupaten Bone

Akram, Akram (2015) Analisis Tindak Tutur Guru dan Siswa dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI SMA Negeri 1 Mare Kabupaten Bone. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
Akram, 2014..docx

Download (12kB)

ABSTRAK Akram, 2014. Analisis Tindak Tutur Guru dan Siswa dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI SMA Negeri 1 Mare Kabupaten Bone. Skripsi. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar. (dibimbing oleh Muhammad Saleh dan Azis). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI SMA Negeri 1 Mare, kabupaten Bone pada pembuka pembelajaran, interaksi pembelajaran, dan penutup pembelajaran. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah desain penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data lisan, yaitu perkataan-perkataan atau kalimat yang digunakan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Sumber datanya adalah guru dan siswa dalam satu kelas pada saat proses pembelajaran berlangsung. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu pengamatan langsung, pencatatan dan perekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas XI SMA Negeri 1 Mare digunakan tiga jenis tindak tutur yaitu tindak lokusi, ilokusi dan perlokusi pada pembuka, interaksi, dan penutup pembelajaran. Dalam pembuka pembelajaran guru dan siswa menggunakan tindak lokusi, ilokusi dan perlokusi. Bentuk tindak lokusinya yakni suatu pernyataan dan perintah. Tindak ilokusinya terdapat tindak representatif, konvival, dan direktif sedangkan tindak perlokusinya dilihat dari ucapan; iya bu dan tindakan; diam, tenang dan kosentrasi oleh siswa selaku lawan tutur. Pada interaksi pembelajaran yang melibatkan interaksi antara guru dan siswa, siswa dan guru, antara siswa dan siswa pada saat berdiskusi terdapat tindak lokusi berupa pernyataan, pertanyaan dan perintah. Tindak ilokusinya ditandai dengan adanya tindak konvival, kompetitif, kolaboratif dan konfliktif, jika dilihat dari fungsi bahasa terdapat pula tindak representatif, direktif, dan ekspresif, sedangkan efek tindak perlokusi guru dan siswa dilihat dari ucapan misalnya ; terima kasih dan minta maaf sedangkan dalam bentuk tindakan selaku lawan tutur misalnya ; angkat tangan, bertepuk tangan, tertawa, kosentrasi, membuka buku. Pada penutup pembelajaran. Tindak lokusi ditandai dengan suatu pernyataan, perintah dan penjelasan oleh guru, dilihat dari tindak ilokusinya terdapat tindak kolaboratif,komisif, representatif dan direktif. Tindak perlokusinya ditandai dengan kosentrasi siswa, dan seluruh siswa dan guru menundukkan kepala dalam berdoa. Berdasarkan hasil di atas, disarankan: (1) diharapkan agar di dalam pembelajaran bahasa Indonesia, guru meningkatkan pembelajaran pragmatik dengan harapan guru dan siswa aktif dalam pembelajaran; (2) diharapkan para guru dalam pembelajaran bahasa agar senantiasa menjelaskan kepada siswa secara mendetail bentuk tindak tutur; (3) peneliti menyarankan bahwa penelitian ini hanya ditinjau dari segi bahasa. Khususnya dalam kajian pragmatik. Peneliti berharap semoga hasil penelitian ini dapat dijadikan inspirasi bagi peneliti bahasa ataupun sastra.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Sosiologi
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 16 Jan 2017 05:52
Last Modified: 16 Jan 2017 05:52
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1930

Actions (login required)

View Item View Item