Tradisi Mattoriolo di Goarie Kabupaten Soppeng Abad XIII-XXI”

Marwang, Marwang (2014) Tradisi Mattoriolo di Goarie Kabupaten Soppeng Abad XIII-XXI”. S1 thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img] Text
Marwang, 2015..doc

Download (27kB)

ABSTRAK Marwang, 2015. “Tradisi Mattoriolo di Goarie Kabupaten Soppeng Abad XIII-XXI”. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar, dibimbing oleh Andi Ima Kesuma dan Patahuddin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang lahirnya tradisi Mattoriolo di Goarie, proses pelaksanaannya pada masa sebelum dan sesudah Islam, dan perkembangannya pada masa DI/TII serta pada saat sekarang ini. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis dengan menggunakan metode historis, melalui tahapan-tahapan kerja yang meliputi; Heuristik, Kritik, Interpretasi dan Historiografi. Kemudian konsep-konsep ilmu sosial seperti Antropologi juga digunakan untuk menganalisa masalah yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, latar belakang lahirnya Tradisi Mattoriolo di Goarie ada kaitannya dengan ditemukannya to Manurung ri Goarie. sebagai bentuk penghormatan bagi Manurungnge ri Goarie, masyarakat Goarie pada saat itu melakukan suatu upacara adat yang dikenal sebagai Mallangi Balubu. Adapun sebelum masuknya Islam proses pelaksanaan dari tradisi ini masih sangat sederhana. Namun setelah masuknya Islam, ada beberapa perubahan yang terjadi meski tidak terlalu besar pengaruhnya. Selain itu proses pelaksanaannya mulai terstruktur atau sudah memiliki susunan acara yang jelas. Tradisi Mattoriolo di Goarie sebagai bagian dari adat dan budaya juga pernah mengalami pasang surut. Tradisi ini mengalami kevakuman yang cukup lama sejak berkembangnya gerakan yang melarang adanya kegiatan yang bertentangan dengan syariat Islam pada kisaran tahun 1950-1960an. Dalam hal ini adalah DI/TII atau dalam masyarakat Goarie dikenal sebagai gurilla. Setelah beberapa tahun mengalami kevakuman tradisi tersebut kembali dilaksanakan pada tahun 1999. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk melestarikan kembali tradisi ini. setelah tradisi ini kembali dilaksanakan mengundang pandangan dari beberapa golongan. Diantaranya berasal dari golongan yang berpendidikan, golongan agamawan dan golongan masyarakat pendukung yang berada di sekitar lokasi upacara adat. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Tradisi Mattoriolo di Goarie sangat penting bagi masyarakat Goarie karena tradisi ini berkaitan erat dengan leluhur mereka yakni Manurungnge ri Goarie. Sebagai budaya atau tradisi yang turun-temurun dilakukan oleh leluhur, maka dari itu perlu dilestarikan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Sejarah
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 13 Jan 2017 08:19
Last Modified: 13 Jan 2017 08:19
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1898

Actions (login required)

View Item View Item