Deskripsi Level Berpikir Geometri menurut Teori Van Hiele berdasarkan Kemampuan Geometri dan Perbedaan Gender pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Parepare

DWIWANSYAH MUSA, LISA ADITYA (2014) Deskripsi Level Berpikir Geometri menurut Teori Van Hiele berdasarkan Kemampuan Geometri dan Perbedaan Gender pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Parepare. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
LISA ADITYA DWIWANSYAH MUSA..doc

Download (31kB)

ABSTRAK LISA ADITYA DWIWANSYAH MUSA. 2014. Deskripsi Level Berpikir Geometri menurut Teori Van Hiele berdasarkan Kemampuan Geometri dan Perbedaan Gender pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Parepare (Dibimbing oleh Awi Dassa dan Asdar). Setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda, khususnya terkait dengan kemampuan berpikir secara geometri. Perbedaan kemampuan berpikir geometri salah satunya dapat ditinjau dari perbedaan gender. Jenis kelamin yang berbeda akan menyebabkan kecenderungan berpikir yang berbeda pula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan level berpikir geometri menurut teori Van Hiele berdasarkan kemampuan geometri dan perbedaan gender. Subjek penelitian ini ada 4 orang yang terdiri dari subjek laki-laki berkemampuan geometri tinggi (LT), subjek perempuan berkemampuan geometri tinggi (PT), subjek laki-laki berkemampuan geometri rendah (LR) dan subjek perempuan berkemampuan geometri rendah (PR). Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tes geometri Van Hiele dan pedoman wawancara yang valid dan reliabel. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes dan wawancara berbasis tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII yang terdiri dari 4 orang. Proses penelitian mengikuti tahap-tahap: (a) merumuskan indikator level berpikir geometri menurut teori Van Hiele berdasarkan teori dan penelitian yang relevan, (b) merumuskan instrumen pendukung (tes geometri Van Hiele dan pedoman wawancara) yang valid dan reliabel, (c) melakukan pengambilan subjek penelitian dengan memberikan tes kemampuan geometri, (d) melakukan pengambilan data untuk mengungkap level berpikir geometri siswa pada materi sifat-sifat segiempat, (e) melakukan triangulasi waktu untuk mendapatkan data yang valid, (f) melakukan analisis data level berpikir siswa menurut teori Van Hiele berdasarkan kemampuan geometri dan perbedaan gender, (g) melakukan pembahasan hasil analisis, (h) melakukan penarikan kesimpulan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan: (a) subjek LT berada pada level 2 pra pengurutan (level 2 belum maksimal), subjek kurang memahami hubungan antarbangun dalam membangun definisi, (b) subjek PT berada pada level 2 pra pengurutan (level 2 belum maksimal), subjek kurang memahami hubungan antarbangun dalam membangun definisi, (c) subjek LR berada pada level 1 analisis, subjek dapat menentukan sifat-sifat suatu bangun sedangkan (d) subjek PR berada pada level 1 analisis, subjek dapat menentukan sifat-sifat suatu bangun. ABSTRACT LISA ADITYA DWIWANSYAH MUSA. 2014. Description on the Level in Thinking Geometry According to Van Hiele Theory Based on Geometry Ability and Gender Differences of Grade VII SMP Negeri 8 Parepare (Supervised by Awi Dassa dan Asdar). The study aimed at describing the level in thinking geometry according to Van Hiele theory based on geometry ability and gender differences. The subjects of the study were 4 people consisted of a male student with high geometry ability (LT), a female student with high geometry ability (PT), a male student with low geometry ability (LR), and a female student with low geometry ability (PR). The instrument of the study was the researcher herself as the main instrument assisted by test of geometry ability, test of Van Hiele, and guided interview which was valid and reliable. Data were collected by conducting test and test-based interview. The subject of the study grade VII students consisted of 4 people. The process of the study was conducted in several steps, namely (a) formulating the indicator of the level in thinking geometry according to Van Hiele theory based on the relevant theory and research, (b) formulating the supporting instrument (test of geometry ability, test of Van Hiele geometry, and guided interview) which was valid and reliable, (c) deciding the research subjects by providing test of geometry ability, (d) obtaining the data to reveal the level in thinking geometry of students on the characteristics of tetragon, (e) conducting time triangulation to obtain valid data, (f) conducting data analysis of the level in thinking geometry of students according to Van Hiele theory based on the geometry ability and gender differences, (g) conducting the discussion of the result of analysis, and (h) conducting conclusion drawing of the result of the study. The result of the study revealed that (a) the subject of LT was in level 2 of pre-ordering (unmaximized level 2), the subject had lack of understanding the correlation among planes in making the definition, (b) the subject of PT was in level 2 of pre-ordering (unmaximized level 2), the subject had lack of understanding the correlation among planes in making the definition, (c) the subject of LR was in level 1 of analysis, the subject could determine the characteristics of a plane; where as (d) the subject of PR was in level 1 of analysis, subject could determine the characteristics of a plane.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FMIPA > Matematika
Divisions: FAKULTAS MIPA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 13 Jan 2017 02:23
Last Modified: 13 Jan 2017 02:23
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1878

Actions (login required)

View Item View Item