Potensi Panas Terbuang Kondensor AC Sebagai Sumber Pemanas Pada Cabinet Dryer

Syam, Husain and Jamaluddin, Jamaluddin and Rais, Muhammad and Lestari, Nunik (2019) Potensi Panas Terbuang Kondensor AC Sebagai Sumber Pemanas Pada Cabinet Dryer. In: Seminar Nasional LP2M Universitas Negeri Makassar "Peran Penelitian dalam Menunjang Percepatan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia”, 16 Nopember 2019, Makassar, Indonesia.

[img] Text (Artikel Prosiding Seminar Nasional)
Potensi Panas Terbuang Kondensor AC sebagai Sumber Pemanas pada Cabinet Dryer.pdf - Published Version

Download (968kB)
[img] Text (Peer Review Artikel Prosiding Seminar Nasional)
Lembar Review.pdf - Published Version

Download (1MB)
Official URL: https://ojs.unm.ac.id/semnaslemlit/article/view/11...

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi panas terbuang kondensor AC dan membandingkan potensi sesungguhnya yang dimiliki oleh panas terbuang kondensor AC sebagai sumber pemanas untuk alat pengering, dengan penggunaannya pada pengeringan bahan herbal kunyit.Ada dua tahap pengujian pada penelitian ini, yaitu pengujian pada alat pengering tanpa bahan, dan pengujian dengan bahan kunyit. Pengujian tanpa beban pengeringan bertujuan untuk melihat jangkauan suhu dari panas terbuang kondensor AC dalam hal mengisicabinet dryer. Sedangkan pada pengujian dengan bahan kunyit yang telah diiris bertujuan untuk melihat performa sumber pemanas dalam mengeringkan bahan. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur suhu keluaran kondensor AC pada saluran antara kondensor dan alat pengering, plenum chamber, dan rak-rak pengering, serta penurunan massa bahan yang dikeringkan, kadar air, dan kelembaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panas terbuang kondensor AC sangat potensial digunakan untuk mengeringkan bahan herbal, karena pengeringan berjalan dalam suhu yang relatif rendah.Panas keluaran dari kondensor dapat mencapai 42.4oC dan kelembaban udara 31%. Untuk herbal tanaman kunyit pengeringan dapat berlangsung selama 6 jam hingga bahan mencapai kadar air 5-6% sesuai SNI. Kata Kunci: pengeringan, panas, herbal, kondensor, AC Abstract. This study aims to examine the potential of AC condenser wasted heat and compare the actual potential possessed by AC condenser wasted heat as a heating source for dryers, with its use in turmeric drying. There are two stages of testing carried out, namely testing on dryers without materials, and testing with turmeric. The no-load drying test aims to see the temperature range of the wasted heat of an AC condenser in filling a cabinet dryer. Whereas the testing with sliced turmeric aims to see the performance of the heating source in drying the material. This research was conducted by measuring the temperature of the AC condenser output in the channel between the condenser and the dryer, the plenum chamber, and the drying racks, as well as the reduction in the mass of the dried material, the moisture content, and the humidity. The results showed that the heat wasted from the AC condenser is very potential to be used to dry herbal ingredients, because drying runs in relatively low temperatures. The heat output from the condenser can reach 42.4oC and 31% of air humidity. For turmeric, drying can last for 6 hours until the material reaches a 5-6% of moisture content in accordance with the SNI standards Keywords: drying, heat, herbs, condenser, air conditioner PENDAHULUAN Indonesia sebagai salah satu negara berkembang di dunia terus mengalami peningkatan jumlah penduduk dari tahun ke tahun. Pertumbuhan penduduk tersebut menimbulkan berbagai dampak terhadap aspek kehidupan manusia. Salah satu aspek yang cukup terpengaruh dengan adanya pertambahan jumlah penduduk adalah penggunaan energi untuk menunjang kebutuhan hidup yang meliputi sektor industri, transportasi, rumah tangga, dan lain sebagainya. Semakin banyak penduduk yang berada di sebuah negara, semakin banyak pula energi yang dibutuhkan dan digunakan oleh negara tersebut. Seiring dengan perjalanan waktu, kebutuhan energi ini akan terus mengalami peningkatan. Di lain sisi, jumlah persediaan energi fosil semakin berkurang dan terbatas. Berdasarkan isu ini, para peneliti berupaya untuk mencari energi alternatif demi menjaga keberlangsungan energi. Upaya yang tidak kalah penting adalah melakukan recovery energi terbuang (wasted energy) menjadi energi yang dapat dimanfaatkan kembali. Salah satu bentuk energi terbuang yang banyak dijumpai adalah panas dari kondensor sistem pendingin udara (Suarnadwipa et al., 2017). Penggunaan mesin pendingin ruangan atau AC sendiri

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: FAKULTAS TEKNIK
FAKULTAS TEKNIK > Pendidikan Teknologi Pertanian
KARYA ILMIAH DOSEN
Universitas Negeri Makassar > KARYA ILMIAH DOSEN
Divisions: KOLEKSI KARYA ILMIAH UPT PERPUSTAKAAN UNM MENURUT FAKULTAS > KARYA ILMIAH DOSEN
KARYA ILMIAH DOSEN
Depositing User: S.T. Faruq Ratuhaji
Date Deposited: 27 May 2020 13:11
Last Modified: 27 May 2020 13:11
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/17655

Actions (login required)

View Item View Item