“KONTRASEPSI PRIA – Studi Perilaku Sosial Terhadap Penerimaan Metode Vasektomi Pada Akseptor KB Pria di Kota Makassar”

ANDI, MUHAMMAD MULTAZAM (2015) “KONTRASEPSI PRIA – Studi Perilaku Sosial Terhadap Penerimaan Metode Vasektomi Pada Akseptor KB Pria di Kota Makassar”. S3 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
ANDI MUHAMMAD MULTAZAM.doc

Download (35kB)

ABSTRAK ANDI MUHAMMAD MULTAZAM. “KONTRASEPSI PRIA – Studi Perilaku Sosial Terhadap Penerimaan Metode Vasektomi Pada Akseptor KB Pria di Kota Makassar”. (Muhammad Tahir Kasnawi sebagai Promotor, Muhammad Syafar dan Arlin Adam sebagai Ko Promotor) Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengungkap perubahan perilaku sosial yang terjadi terhadap pergeseran penerimaan vasektomi sebagai metode kontrasepsi permanen, (2) Untuk menemukan dampak/konsekuensi sosial pasca dilakukannya vasektomi. Hasil dari pemahaman dan interpretasi diatas digunakan untuk merumuskan langkah-langkah kebijakan strategis sebagai model dalam meningkatkan partisipasi pria terhadap pemilihan sterilisasi vasektomi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Informan yang diwawancarai dalam penelitian ini adalah sebanyak lima belas orang terdiri dari peserta vasektomi yang lebih dari dua tahun melakukan vasektomi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi kemudian dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi penerimaan vasektomi sebagai metode kontrasepsi adalah: 1) Jumlah anak; 2) Pengetahuan; 3) Kesadaran diri; 4) Dorongan istri dan; 5) Meniru. Sementara itu, konsekuensi atau dampak dari perilaku vasektomi memiliki tiga aspek yakni aspek ekonomi, kesehatan dan sosial. Dari aspek ekonomi, berdasarkan motif yang meliputi dorongan sehingga seseorang mau ikut vasektomi adalah untuk membatasi jumlah anak dan mengurangi beban ekonomi keluarga. Dari aspek kesehatan, vasektomi tidak memberikan dampak negatif bagi pelakunya. Dari aspek sosial, adanya perubahan sebagian sikap masyarakat terhadap vasektomi dari menolak menjadi menerima karena sebagian masyarakat sudah membuka diri terhadap vasektomi. Meskipun baru sebagian, akan tetapi hal ini turut serta dalam memperkenalkan vasektomi dan mendorong masyarakat lebih banyak untuk melakukan vasektomi. Kata kunci : Kontrasepsi Pria, Vasektomi, Perilaku Sosial ABSTRACT ANDI MUHAMMAD MULTAZAM. “MALE CONTRASEPTION - Social Behavior Study Against Acceptance Vasectomy Metods At Men KB Acceptor in Makassar City”. (Muhammad Tahir Kasnawi as Promotor, Muhammad Syafar and Arlin Adam as Co Promotor) The aim of this research were: (1) To reveal changes in social behavior that occurs to shift acceptance of vasectomy as a permanent contraceptive method, (2) To find the impact / social consequences after doing vasectomy. The results of the understanding and interpretation above are used to formulate strategic policy measures as a model to improve male participation in choosing vasectomy sterilization. The approach used in this research was qualitative descriptive analysis. Informants being interviewed in this research were consist of fifteen person who has been participated in vasectomy for more than two years. Data were obtained through in-depth interviews and observations to be analyzed inductively. Results shows that influence factors from the acceptance of vasectomy as a contraceptive method are: 1) Number of children; 2) Wife’s attitude; 3) Self-awareness; 4) Necessity and; 5) Imitate. Meanwhile, the consequences or impact from vasectomy behavior has three aspects that is economic, health and social. From economic aspect, based on the motives which includes encouragement so someone would participate in vasectomy are to limit the number of children and to reduce family’s economic burden. From health aspect, vasectomy did not have negative effect to its participants. From social aspect, changes in some society attitudes toward vasectomy from refusing become receiving was because they have opened themselves to the method of vasectomy. Although only partial, but it’s been helping to introduce vasectomy and encourage more society members to perform vasectomy. Keywords: Male Contraceptive, Vasectomy, Social Behavior

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA > Pendidikan Bahasa dan sastra Bahasa Indonesia
Divisions: Dewey Decimal Classification > FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 09 Dec 2016 03:34
Last Modified: 09 Dec 2016 03:34
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1721

Actions (login required)

View Item View Item