Analisis Perubahan Sosial Komunitas Nelayan di Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai

MUZAWWIR, MUZAWWIR (2015) Analisis Perubahan Sosial Komunitas Nelayan di Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
MUZAWWIR..docx

Download (13kB)

ABSTRAK MUZAWWIR. Analisis Perubahan Sosial Komunitas Nelayan di Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai (dimbiming oleh M. Idrus Abustam dan Rabihatun Idris) Penelitian ini merupakan salah satu jenis penelitian dengan pola deskriptif yang berusaha menjawab permasalahan 1) Mengapa terjadi perubahan sosial pada masyarakat nelayan di Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai, dan 2) Faktor-faktor apakah yang menyebabkan perkembangan kemajuan komunitas nelayan di Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai ? 3) Bagaimana proses terjadinya perubahan sosial itu pada komunitas nelayan di Desa Pulau Harapan Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai ? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Kemudian untuk menarik sampelnya menggunakan teknik wawancara. Subyek dalam penelitian ini adalah komunitas masyarakat yang bekerja sebagai nelayan. Untuk metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bermacam-macam perubahan dalam kehidupan masyarakat nelayan antara lain: 1) perubahan kehidupan sosial masyarakat Desa Pulau Harapan yang mana dulu sikap tradisional, sekarang bergeser kearah modern. 2) perubahan ekonomi 3) dan perubahan pendidikan. Proses perubahan masyarakat dalam arti progress adalah proses pembangunan masyarakat. Tujuan pembangunan masyarakat adalah untuk memperbaiki harkat dan martabat hidup manusia dengan mempergunakan kemajuan ilmu pengetahuan. Kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan akan menghasilkan kemajuan teknologi. Dengan kemajuan teknologi diharapkan manusia lebih bisa menikmati hidupnya.Contoh proses perubahan secara progress antara lain (1) masuknya jaringan listrik membuat kebutuhan orang akan penerangan terpenuhi dan penggunaan alat-alat elektronik meringankan pekerjaan rumah tangga dan memudahkan orang mendapatkan hiburan dan informasi, (2) penemuan alat-alat transportasi seperti perahu bermesin bagi nelayan memudahkan mereka mengadakan perjalanan mereka menangkap ikan dan memudahkan proses pengangkutan hasil tangkapan. (3) penemuan alat-alat komunikasi modern seperti telepon dan internet, membuat komunikasi jarak jauh semakin lancar. Ukuran kecepatan suatu perubahan revolusi sebenarnya relatif, karena revolusi pun dapat memakan waktu yang lama. Terdapat tiga faktor utama terjadinya perubahan sosial komunitas nelayan di Desa Pulau Harapan Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai, yakni 1) pembentukan organisasi KNP (kelompok nelayan pukat), yakni kelompok nelayan yang alat tangkapnya menggunakan alat berupa pukat. Kelompok ini didirikan secara solidaritas, saling membantu, saling menolong, sehingga kebutuhan mereka terpenuhi, 2) adanya upaya pemerintah serta ketua kelompok nelayan meningkatkan sumber daya manusia melalui pemagangan dan pelatihan bagi komunitas nelayan, dan 3) adanya strategi pemerintah melalui penyebaran IPTEK terutama bagi teknologi perlengkapan penangkapan ikan. Secara garis besar faktor penyebab terjadinya perubahan sosial bagi komunitas nelayan di Desa Pulau Harapan adalah disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi 1) Dinamika penduduk, yaitu pertambahan dan penurunan jumlah penduduk. 2) Adanya penemuan-penemuan baru, 3) Munculnya berbagai bentuk pertentangan dalam masyarakat, dan 4) Terjadinya pemberontakan atau revolusi sehingga mampu menyulut terjadinya perubahan-perubahan besar. Sedangkan faktor eksternal disebabkan antara lain adalah 1) Adanya pengaruh bencana alam, 2) Adanya peperangan (konflik), dan 3) Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Proses terjadinya perubahan sosial bagi komunitas nelayan disebabkan telah masuknya sarana modern (atau alat tangkap modern yang dapat mempercepat dan menambah kuantitas tangkapan nelayan), dan proses terjadinya perubahan sosial ini disebabkan oleh komunikasi atau industri pers media cetak dan media elektronik. Teknologi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan sosial. Suatu penemuan baru atau inovasi dapat diterima dan digunakan manusia dalam kehidupan sehari-harinya bilamana inovasi tersebut mempunyai kegunaan atau fungsi tertentu bagi masyarakat. Sebuah inovasi juga akan sulit diterima bilamana inovasi tersebut bertentangan dengan nilai yang dianut masyarakat. ABSTRACT MUZAWWIR. Analysis of Social Change of Fishermen Community In Harapan Village of the Islan Sembilan Subdistrict, Sinjai District (supervised by M. Idrus Abustam dan Rabihatun Idris) This study is one of researches with descriptive pattern which aims at examining (1) the socio-economic changes on fishermen community at Pulau Harapan village of Pulau Sembilan district in Sinjai district, (2) factors which influence socio-economic changes on fishermen community at Pulau Harapan village of Pulau Sembilan district in Sinjai district, and (3) the social changes process on fishermen community at Pulau Harapan village of Pulau Sembilan district in Sinjai district. The method employed in this study was descriptive with quantitative approach. Sample was taken trought interview technique. The subject of this study was the society who works as fishermen. Data were collected by using observation, interview, and documentation; data were analysis by using data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study indicate a variety of changes in the lives of fishermen society, namely (1) the social changes of society at Pulau Harapan village which used to be tradition shifted to the modern one, (2) the economic changes, and (3) educational changes as well as the development IPTEK particulary the technology for fishery equipment. Suggestion for the local government to improve the human resource of fishermen community at Pulau Harapan village is by providing extension and training in using fishing equipment in a correct and appropriate way. Suggestion for the fishermen community is to follow the extension and training in fishing conducted by related offices on problems to overcome it. When the fishermen understand on the problem, they become independent and better in managing their business which in turn their business will improve.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Sosiologi
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 07 Dec 2016 07:19
Last Modified: 07 Dec 2016 07:19
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1668

Actions (login required)

View Item View Item