Profil Kreativitas Siswa dalam Pemecahan Masalah Geometri Ditinjau dari Gaya Kognitif Konseptual Tempo pada Kelas XI SMA Pesantren Immim Putera Makassar

Ulfiana Yusuf, Ulfiana Yusuf (2015) Profil Kreativitas Siswa dalam Pemecahan Masalah Geometri Ditinjau dari Gaya Kognitif Konseptual Tempo pada Kelas XI SMA Pesantren Immim Putera Makassar. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
Ulfiana Yusuf.docx

Download (16kB)

ABSTRAK Ulfiana Yusuf. Profil Kreativitas Siswa dalam Pemecahan Masalah Geometri Ditinjau dari Gaya Kognitif Konseptual Tempo pada Kelas XI SMA Pesantren Immim Putera Makassar. (Dibimbing oleh Komisi Penasehat Dr.Muhammad Darwis M, M.Pd dan Dr. Alimuddin Tampa, M.Si). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif bersifat kualitatif yang dilaksanakan di Kelas XI pada SMA Pesantren IMMIM Putera Makassar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (i). Profil kreativitas siswa reflektif dalam pemecahan masalah geometri, (ii). Profil kreativitas siswa impulsif dalam pemecahan masalah geometri, (iii). Perbandingan kreativitas siswa reflektif dan impulsif dalam pemecahan masalah geometri. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) tes gaya kognitif konseptual tempo atau MFFT (Matching Familiar Figures Tes), (2) TKPM, dan (3) pedoman wawancara semi terstruktur. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan TKPM dan wawancara mendalam. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 2 orang yang terbagi atas 1 orang siswa dengan kategori reflektif dan 1 orang siswa dengan kategori impulsif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa reflektif dalam pemecahan masalah geometri pada aspek proses: tahap mensintesis ide dapat mengenal masalah, mengolah informasi dengan cara mengidentifikasi dan memformulasikan masalah matematika yang diberikan, dan mengumpulkan informasi, membangun ide prosedural secara sederhana, melakukan asosiasi lebih bersifat imajinasi, produktif dalam memproduksi ide, maupun memikirkan solusi yang berbeda walaupun masih bersifat sederhana, pada tahap rencana penerapan ide, upaya awal dengan melakukan coba-coba dan manipulasi angka sehingga memudahkan dalam pemecahan masalah, memilih cara lain dengan cara membuat persamaan volume, membuat bangun dengan cara menggabungkan 2 bangun atau lebih, pada tahap penerapan ide jawaban yang dikemukakan semuanya benar, dalam melakukan penyelesaian selalu mengedepankan ketelitian, cenderung melibatkan berpikir kreatif dalam aspek afektif, tertantang, dan merasa yakin. Sedangkan pada aspek produk : memenuhi kategori fasih, fleksibel, namun kurang original. (ii) kreativitas siswa reflektif dalam pemecahan masalah geometri pada aspek proses: tahap mensintesis ide mengenal masalah mengolah informasi, dan mensintesis informasi, membangun ide prosedural secara kompleks, melakukan asosiasi secara kontekstual berdasar pada apa yang pernah dijumpai sebelumnya, produktif dalam memproduksi ide, memikirkan solusi yang berbeda, pada tahap rencana penerapan ide upaya awal dengan melakukan penyelesaian rumus dengan menggunakan konsep aljabar, membuat cara lain dengan menggabung 2 atau lebih bangun, mengalami kendala dalam menyelesaikan gabungan dua atau lebih bangun ruang yang dibuat. q ABSTRACT ULFIANA YUSUF. 2014. The Profile Of Students’ Creativity in Solving Geometry Problem based on Cognitive Style of Conceptual Tempo in Class XI at SMA Pesantren IMMIM Putera Makassar (Supervised by Muhammad Darwis M, and Alimuddin Tampa) This is a descriptive qualitative research conducted in class XI at SMA Pesantren IMMIM Putera in Makassar. The purposes of this study are (i) to examine the profile of reflective students’ creativity in solving geometri problem; (ii) to examine the profile of impulsive students’ creativity in solving geometri problem; (iii) to compare the profile of reflective and impulsive students’ creativity in solving geometri problem. The instruments used in this study were (1) test of cognitive styleof conceptual tempo or MFFT (Matching Familiar Figure Test), (2) TKPM, and (3) semi-structured interview guide. Data were collected by employing TKPM and in-depth interviews. Subjects of this study were 2 people, consisted of 1 student with reflective categoty and 1 student with impulsive categoty. The result indicate that at the stage of synthesize the idea, the reflective and impulsive students can understand the given problem, but students tend to remember the formulas from the image to be made in formulating the problem; whereas, the impulsive student tned to make the image first. At the stage of building ideas, reflective students construct a simple attempt idea simply and make associations imaginatively (imagine the picture); while the impulsive students build a complex attempt ideas and make assosciation contextually. At the stage of planning the implementation of ideas, reflective and impulsive students conduct a trial and error and manipulate numbers and able to combine two or more space geometry. Nevertheless, impulsive students experiencing problems and is unable to resolve a given problem. At the stage of the implementation of ideas, the reflective students always promotes accuracy so all the answers are correct and fulfill the aspect of fluency and flexible but less original. While impulsive students then to be careless and do not check the last result that only a few anwers are correct and meet the category of less fluent and less original. In applying ideas, impulsive students tend to be a creative but blunder on the final completion.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FMIPA > PENDIDIKAN MATEMATIKA - (S1)
Divisions: FAKULTAS MIPA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 07 Dec 2016 02:24
Last Modified: 07 Dec 2016 02:24
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1647

Actions (login required)

View Item View Item