Profil Kemampuan Penalaran Spasial Peserta Didik MAN Pinrang Berdasarkan Perbedaan Gender

ASHARI, MARSAL (2014) Profil Kemampuan Penalaran Spasial Peserta Didik MAN Pinrang Berdasarkan Perbedaan Gender. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
MARSAL ASHARI.docx

Download (12kB)

ABSTRAK MARSAL ASHARI. 2014. Profil Kemampuan Penalaran Spasial Peserta Didik MAN Pinrang Berdasarkan Perbedaan Gender. (Dibimbing oleh H. Djadir dan Muhammad Darwis M). Penelitian ini bertujuan untuk menetahui profil kemampuan penalaran spasial dengan cara mengungkap kemampuan menggunakan ide-ide dalam bentuk dua atau tiga dimensi, melakukan pengukuran yang tepat, menggambarkan dan menafsirkan ruang dimensi tiga serta kemampuan tentang ruang skala besar (ide-ide seperti posisi dan arah, menggunakan simbol dan menggambarkan rute) peserta didik berdasarkan perbedaan gender. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tes kemampan penalaran spasial (TKPS) dan pedoman wawancara yang valid. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes dan diverifikasi dengan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MAN Pinrang yang terdiri dari dua orang (1 orang subjek laki-laki dan 1 orang subjek perempuan). Proses penelitian mengikuti tahap-tahap: (a) merumuskan indikator-indikator kemampuan penalaran spasial, (b) merumuskan instrumen pendukung (tes kemapuan penalaran spasial dan pedoman wawancara) yang valid dan reliabel, (c) melakukan pengambilan subjek penelitian, (d) melakukan pengambilan data untuk mengungkap kemampuan penalaran spasial subjek penelitian, (e) melakukan triangulasi waktu dan triangulasi teknik untuk mendapatkan data yang valid, (f) melakukan analisis data (g) melakukan pembahasan hasil analisis data, (h) melakukan penarikan kesimpulan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan: (a) subjek laki-laki (L) menunjukkan kecenderungan yang kurang dalam melakukan rekonstruksi objek, (b) subjek perempuan (P) menunjukkan kecenderungan yang kurang dalam melakukan rotasi objek, rekonstruksi objek dan menentukan arah, (c) subjek laki-laki dan perempuan pada level kemampuan penalaran spasial yang sama yaitu Fuzzy level tetapi subjek laki-laki lebih baik dalam penggunaan ide dua atau tiga dimensi serta sifat-sifat bentuk, juga terlihat pada bagaimana subjek laki-laki dan perempuan berfikir dalam ruang dimensi tiga. ix ABSTRACT MARSAL ASHARI. 2014. The Profile of Spatial Reasoning Ability of Students at MAN Pinrang Based on Gender Differences (Supervised by Djadir and Muhammad Darwis M.) The study aims at discovering the profile of spatial reasoning ability by revealing ideas used ability in a form of two or three dimension rooms, conducing precise measurement, describing and interpreting three dimension rooms and ability on broad scale room (ideas on position and direction, the use of symbol, and describing route)of students based on gender differences. The study is descriptive research with qualitative approach. The researcher acted as the main instrument guided by test of spatial reasoning ability and valid guided interview. Data were collected through give test and verification of interview. The research subject were student of class XI at MAN Pinrang which consist of two people (1 male subject and 1 female subject). The research process followed several step, namely (a) formulating indicators of spatial reasoning ability, (b) formulating supporting instrument (spatial reasoning ability test and interview guidance), (c) selecting research subject, (d) collecting data to reveal spatial reasoning ability of research subject, (e) conducting time triangulation and technical triangulation to obtain valid data, (f) conducting data analysis, (g) conducting discussion of the result data, and (h) conducting conclusion drawing of the study. The result of the study reveal that (a) the male subject tended to show lack of object reconstruction, (b) the female subject tended to show lack of object rotation, object reconstruction, and determining direction, (c) the male and female subjects had the same level of spatial reasoning ability, in fuzzy level; however, the male subject was butter in using two or three ideas and characteristics of shapes, also revealed the way male and female subjects think in three dimension.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FMIPA > PENDIDIKAN MATEMATIKA - (S1)
Divisions: FAKULTAS MIPA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 06 Dec 2016 07:33
Last Modified: 06 Dec 2016 07:33
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1616

Actions (login required)

View Item View Item