Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Sistem Persamaan Linear Dua Variabel . (Studi Kasus pada Kelas VIII.1 SMP Negeri 10 Parepare)

MAKKULAWU, MAKKULAWU (2015) Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Sistem Persamaan Linear Dua Variabel . (Studi Kasus pada Kelas VIII.1 SMP Negeri 10 Parepare). S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
MAKKULAWU.docx

Download (14kB)

ABSTRAK MAKKULAWU,2015. Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Sistem Persamaan Linear Dua Variabel . (Studi Kasus pada Kelas VIII.1 SMP Negeri 10 Parepare). (Dibimbing oleh Prof.Dr.Usman Mulbar, M.Pd,. sebagai pembimbing I dan Dr. Awi Dassa,M.si,. sebagai pembimbing II) Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV dan untuk mengetahui penyebab terjadinya kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV dengan subjek penelitian sebanyak 40 siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti membandingkan hasil analisis kesalahan dari lembar jawaban siswa dengan hasil wawancara peneliti dengan siswa untuk mengetahui apa penyebab kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV. Pemberian tes diagnostik diberikan kepada siswa setelah diberikan materi soal cerita SPLDV. Adapun siswa yang dijadikan sampel penelitian adalah siswa yang melakukan kesalahan secara bervariasi dalam menyelesaikan tes diagnostik yang telah diberikan yaitu sebanyak 6 siswa diantaranya dua siswa yang berkemampuan tinggi, dua siswa yang berkemampuan sedang dan dua siswa yang berkemampuan rendah. Berdasarkan hasil analisis penelitian dan pembahasan yang dilakukan dalam penelitian yang berjudul “Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (Studi Kasus pada Kelas VIII. 1 SMP Negeri 10 Parepare Tahun Pelajaran 2015 /2016), maka dapat disimpulkan bahwa: Kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV meliputi: 1) Kesalahan dalam memahami soal yang terdiri dari kesalahan dalam menentukan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari soal merupakan kesalahan tipe I dan termasuk jenis kesalahan konsep; 2) Kesalahan dalam membuat model matematika yang terdiri dari kesalahan dalan menuliskan variabel pemisalan dan kesalahan dalam menerjemahkan soal ke dalam model matematika yang merupekan kesalahan tipe II dan jenis kesalahan konsep; 3) Kesalahan dalam melakukan algoritma penyelesaian yaitu kesalahan dalam menggunakan metode eliminasi dalam menyelesaikan soal yang merupakan kesalahan tipe II dan jenis kesalahan prinsip; 4) Kesalahan dalam melakukan operasi hitung aljabar yaitu kesalahan dalam melakukan operasi hitung dan kesalahan dalam menuliskan jawaban hasil operasi hitung pembagian dan pengurangan yang merupakan kesalahan tipe III dan termasuk jenis kesalahan operasi; dan 5) Kesalahan dalam menyatakan jawaban akhir soal terdiri dari kesalahan dalam menuliskan jawaban akhir soal, tidak menuliskan jawaban akhir soal dan tidak lengkap menuliskan jawaban akhir soal sesuai dengan apa yang ditanyakan soal yang merupakan kesalahan tipe IV dan jenis kesalahan prinsip. Penyebab-penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV adalah: 1) Siswa kurang teliti membaca dan memahami maksud dari soal sehingga melakukan kesalahan dalam menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan; 2) Siswa kurang paham (tidak konsisten) tentang konsep variabel pemisalan sehingga melakukan kesalahan dalam membuat dan menyelesaikan model matematika; 3) Siswa tidak memahami soal dan tidak mampu dalam menerjemahkan kalimat soal ke dalam kalimat (model) matematika; 4) Siswa kurang teliti dalam melakukan operasi hitung sehingga melakukan kesalahan dalam menuliskan jawaban hasil operasi; 5) Siswa tidak memahami metode eliminasi dalam menyelesaikan soal, sehingga melakukan kesalahan dalam algoritma penyelesaian; 6) Siswa kurang teliti dan kurang memahami maksud dari apa yang ditanyakan soal, sehingga melakukan kesalahan dalam menuliskan jawaban akhir yang sesuai dengan apa yang ditanyakan dari soal; 7) Siswa terkesan terburu-buru dan merasa kurang waktu dalam mengerjakan soal sehingga melakukan kesalahan dalam menyelesaikan dan menyatakan jawaban akhir soal; 8) Siswa tidak mengerjakan soal sesuai dengan langkah-langkah penyelesaian soal cerita SPLDV, sehingga melakukan kesalahan dengan tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal; dan 9) Siswa tidak mengerti dan paham dengan materi SPLDV, sehingga ketika diberikan tes atau soal untuk dikerjakan, siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikannya yang mengakibatkan siswa tidak menjawab soal dan berpikir untuk melihat pekerjaan teman (menyontek) agar lembar jawaban tidak terlihat kosong pada saat dikumpul. ABSTRACT MAKKULAWU, 2015. Analysis of The Students’ Error in Completing the Story Questions of Linear Equations System of Two Variables. (Case Study on Grade VIII.1 Students at SMPN 10 of Parepare). (Supervised by Usman Mulbar and Awi Dassa) The research is qualitative research that aims to understand the mistakes of the student in solving SPLDV story and to determine the cause of the errors committed students in solving SPLDV story with as many as 40 students study subjects. To achieve these objectives, the researchers compared the results of the error analysis of student answer sheet with the results of research interviews with students to find out what the cause of the error committed students in solving SPLDV story. Provision of diagnostic tests given to students after a given material about SPLDV story. The students sampled were students who make mistakes are varied in completing the diagnostic tests that have been given as many as six students including two high-ability students, two students are capable of moderate and two low-ability students. Based on the analysis of research and discussion conducted in the study entitled "Error Analysis Students in Solving Problem Stories Systems of Linear Equations Two Variables (Case Study on the Class VIII. 1 SMP Negeri 10 Parepare Academic Year 2015/2016), it can be concluded that: Errors -mistake performed students in solving SPLDV story include: 1) Errors in understanding the matter consisting of error in determining what is known and what is being asked of the matter is a type I error and the kind of misconception; 2) Errors in creating a mathematical model consisting of dalan write errors and mistakes analogy variables in translating problems into mathematical models merupekan error type II and type of misconception; 3) An error in doing that is an error in the completion algorithm using elimination method in solving the problem which is the fault of type II and type of errors of principle; 4) An error in doing algebra arithmetic operations are errors in arithmetic operations and errors in writing down the answers to arithmetic division operating results and a reduction in errors of type III and type of errors including surgery; and 5) An error in the final answer about the states consisting of an error in writing the final answer questions, gave no final answer about the incomplete and write the final answer questions according to what is being asked about the fault type IV and type of fault principles. The causes of errors made by students in solving SPLDV story is: 1) Students are less carefully read and understand the intent of the question that made a mistake in writing down what is known and asked; 2) Students are less understood (inconsistently) about the concept of variable analogy that made a mistake in making and completing a mathematical model; 3) Students do not understand the problem and are not able to translate sentences into sentences about (model) mathematics; 4) Students are less scrupulous in doing arithmetic operations that made a mistake in writing down the answers to the operating results; 5) Students do not understand the method of elimination in solving the problem, so it made a mistake in the algorithm of completion; 6) Students are less rigorous and less understand the meaning of what is being asked about, so it made a mistake in writing the final answer that corresponds to what is being asked of the matter; 7) Students seem rushed and felt less time to work on the problems that made a mistake in completing and declare the final answer questions; 8) Students do not work on the problems in accordance with steps to resolve the matter SPLDV story, so it made a mistake by not writing down what is known and asked of the matter; and 9) Students do not know and understand the material SPLDV, so that when a given test or about to be done, the students have difficulty in finish which resulted in students not answering the questions and thinking to see the work of a friend (cheat) that the answer sheets did not appear to be empty at the time collected.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > MATEMATIKA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 06 Dec 2016 07:29
Last Modified: 06 Dec 2016 07:29
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1614

Actions (login required)

View Item View Item