Analisis Kesenjangan Pendapatan di Provinsi Sulawesi Selatan.

PADA, ANDI TENRI (2014) Analisis Kesenjangan Pendapatan di Provinsi Sulawesi Selatan. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
ANDI TENRI PADA.docx

Download (15kB)

ABSTRAK ANDI TENRI PADA. Analisis Kesenjangan Pendapatan di Provinsi Sulawesi Selatan. (Dibimbing oleh Andi Agustang serta Chalid Imran) Kesenjangan yang besar dalam distribusi pendapatan merupakan masalah besar di banyak Negara berkembang tidak terkecuali di Indonesia. Di Indonesia pada awal orde baru para pembuat kebijaksanaan dan perencana pembangunan masih sangat percaya bahwa proses pembangunan ekonomi yang pada awalnya terpusatkan hanya di Jawa, khususnya Jakarta dan sekitarnya dan hanya di sektor-sektor tertentu saja. Hal ini terjadi apabila dilihat dari skala yang lebih kecil, misalnya dalam lingkup provinsi, beberapa kabupaten mencapai pertumbuhan yang cepat, sementara beberapa kabupaten lainnya mengalami pertumbuhan yang lambat. Setiap kabupaten tersebut tidak mengalami kemajuan yang sama, hal ini juga disebabkan oleh kurangnya sumber daya yang dimiliki. Di samping itu, sebagian besar investor lebih tertarik menanamkan modalnya pada daerah yang telah tersediai fasilitas yang dapat menunjang kemudahan usahanya. Sehingga bagi daerah-daerah yang belum terjangkau fasilitas-fasilitas tersebut dimungkinkan akan relatif lebih tertinggal. Alhasil akan menyebabkan kesenjangan antar kabupaten semakin besar, yang akan berdampak pula terhadap tingkat pendapatan antar kabupaten tersebut. Oleh karena itu yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh tingkat pengangguran, tingkat upah minimum regional dan kontribusi Sektor Industri terhadap kesenjangan pendapatan di Provinsi Sulawesi Selatan? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pengangguran, Upah Minimum Regional (UMR), dan Kontribusi Sektor Industri terhadap kesenjangan pendapatan di Provinsi Sulawesi Selatan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda yang digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel pengangguran, UMR, dan kontribusi sektor industri terhadap variabel kesenjangan pendapatan dengan bantuan SPSS 20. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh 1) Pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesenjangan pendapatan di Provinsi Sulawesi Selatan. 2). Upah Minimum Regional (UMR) berpengaruh pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kesenjangan pendapatan di Provinsi Sulawesi Selatan. 3). Kontribusi sektor industri terhadap PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesenjangan pendapatan di Provinsi Sulawesi Selatan. ABSTRACT ANDI TENRI PADA. 2014. Analysis of Income Inequality in South Sulawesi (supervised by Andi Agustang and Chalid Imran). Large gap in the distribution of income is a major problem in many developing countries includes Indonesia. At the beginning of new era in Indonesia, policy makers and planners are still strongly believe that the process of economic development is originally concentrated only in Java, especially Jakarta and surrounding areas and solely in certain sectors. This happens when it is seen in a smaller scale, such as within the scope of the province, some districts achieve rapid growth, while other districts experiencing slow growth. Each of these district do not experience the same progress, this is also caused by a lack of available resources. In addition, many investors and investment are more willing to invest in an area that has complete facilities, due to various considerations, including its efforts in supporting businesses. Thus, for areas which has not reached by these facilities will be relatively left behind. The result will lead to greater disparities between districts, which will have an impact on income levels between districts. Therefore, the formulation of the problem in this research is how does the influence of the level of unemployment, the regional minimum income levels, and contribution of Industrial sector to the income gap in South Sulawesi? The purpose of this study is to investigate the impact of unemployment, the regional minimum income levels (UMR), and Industrial Sector Contribution to income inequality in South Sulawesi. The Method of analysis used in this study is multiple regression analysis which used to determine the influence of changes in a variable to another variable with SPSS 20. The results of the study reveal that 1) the population has positive and significant impact on the unequal distribution of income in South Sulawesi; 2) the regional minimum income levels (UMR) has negative insignificant influence on the unequal distribution of income in South Sulawesi; 3) industrial sector contribution to GDP has positive and significant influence on income inequality in South Sulawesi.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Ilmu Pengetahuan sosial
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 05 Dec 2016 07:22
Last Modified: 05 Dec 2016 07:22
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1517

Actions (login required)

View Item View Item