Penanaman Nilai Kepahlawanan Dalam Pembelajaran IPS Pada Sekolah Dasar Inpres Cambaya Kec. Somba Opu Kab. Gowa

BURHIDAYAD, IRHAM (2015) Penanaman Nilai Kepahlawanan Dalam Pembelajaran IPS Pada Sekolah Dasar Inpres Cambaya Kec. Somba Opu Kab. Gowa. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
IRHAM BURHIDAYAD.docx

Download (22kB)

ABSTRAK IRHAM BURHIDAYAD. 2015. Penanaman Nilai Kepahlawanan Dalam Pembelajaran IPS Pada Sekolah Dasar Inpres Cambaya Kec. Somba Opu Kab. Gowa (dibimbing oleh Sulaiman Samad dan Patahuddin) Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan nilai kepahlawanan kepada peserta didik yang meliputi upaya atau pelaksanaan, bentuk-bentuk nilai kepahlawanan, faktor pendukung dan penghambat, dan model pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam menanamkan nilai kepahlawanan pada mata pelajaran IPS kepada peserta didik di SD Inpres Cambaya Kec. Somba Opu Kab. Gowa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta studi dokumentasi. Subyek pada penelitian ini yakni semua guru wali kelas, dimana pada sekolah tersebut terdapat 6 kelas yang di dalamnya terdiri dari 13 rombel dan terdapat 13 guru wali kelas atau informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya dalam menanamkan nilai kepahlawanan kepada peserta didik dapat dilaksanakan melalui pembelajaran IPS khususnya mata pelajaran sejarah, melalui upacara rutin setiap hari senin dan hari nasional lainnya, berkunjung ke tempat bersejarah, mengadakan kegiatan ektrakulikuler yakni kegiatan pramuka, pemajangan papan kedisiplinan. Bentuk-bentuk nilai kepahlawanan yang ditanamkan kepada peserta didik dilaksanakan secara bertahap berdasarkan tingkatan kelasnya, bentuk nilai kepahlawanan yang ditanamkan yakni menghargai dan menghormati orang lain, bersikap jujur, tolong menolong atau gotong royong, bertanggung jawab, rendah hati, dan rela berkorban atau saling berbagi. Faktor pendukung dan penghambat dalam menanamkan nilai kepahlawanan kepada peserta didik yakni dari segi faktor pendukung yaitu dalam proses pembelajaran IPS itu sendiri, kurikulum yang berlaku, sumber daya manusia dan lingkungan disekolah sedangkan faktor penghambatnya dari segi pembelajaran yakni masih kurangnya media dan informasi yang berkaitan dengan materi serta kurangnya kesadaran peserta didik dan orang tua dalam hal penanaman nilai-nilai luhur pahlawan. Model pembelajaran yang diterapkan kepada peserta didik dalam menanamkan nilai kepahlawanan disesuaikan dengan tingkatan kelasnya masing-masing dimana pada kelas rendah model pembelajaran yang baik digunakan adalah model pembelajaran langsung, ceramah, dan audio visual sedangkan model pembelajaran yang baik digunakan untuk kelas tinggi yakni model pembelajaran bermain peran dan model pembelajaran kooperatif. ABSTRACT IRHAM BURHIDAYAD. 2015. Instilmen tof Heroic Value in Social Leraning at SD Inpres Cambaya in Somba Opu Subdistrict of Gowa District (supervised by Sulaiman Samad and Patahuddin) The study aims at examining the instilment of heroic value to students which covers the implementation, the froms of heroic value, the supporting and inhibiting factors, and learning models applied by the teacher in instilling heroic value in social subject to the students of SD Inpres Cambaya in Somba Opu subdistrict of Gowa district. The study employed qualitative method and data were collected through interview guindance, observation, and documentation. The subjects of the research were all teachers or class-guardian where there are 6 classes consisted of 13 learning groups and 13 class-guardians as the informants. The result of the study reveal that the effort to instill heroic value to students can be conducted through social learning particularly history subject, routine flag ceremony on mondays and other national days, visiting historical sites, conducting extracurricular activity such as boyscouts, displaying discipline pamphlet in wall bulletin. The forms of heroic values which instill to the students were conducted in step based on the class level, such as appreciating and respecting others, honest, working together, responsible, humble, and sharing. The supporting factors in instilling the heroic value to the students in the process of social learning are the curriculum, human resources, and environment at school; whereas the inhibiting factors are lack of media and information related to the material, and lack of awareness of students and parents for the heroic value. The learning model applied to the students is based on the level of the class where low level class is suitable for direct learning model, lecturing, and audio visual; whereas, high level class is suitable for role playing and cooperative learning model.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Ilmu Pengetahuan sosial
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 05 Dec 2016 03:47
Last Modified: 05 Dec 2016 03:47
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1505

Actions (login required)

View Item View Item