zonasi hutan untuk pengembangan suaka margasatwa di Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat.

Abdul, Mannan (2014) zonasi hutan untuk pengembangan suaka margasatwa di Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text (Pendidikan S2)
Abdul Mannan,.doc - Published Version
Restricted to Repository staff only until 19 February 2014.

Download (33kB)

ABSTRAK Abdul Mannan, 2014, zonasi hutan untuk pengembangan suaka margasatwa di Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Tesis. Program studi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup, Program Pasca Sarjana, Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. gufran darma dirawan M. EMD. Dan Drs. Suprapta M,Si) Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi indicator yang mendukung pengembangan suaka margasatwa di kecamatan alu, serta (2) mengetahui arahan zonasi kawasan suaka margsatwa di kecamatan Alu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif menjelaskan dan menganalisa semua factor yang terkait dalam pengembangan suaka margasatwa,yang mengacu pada Permenhut No. P.56/Menhut-II/2006 tentang Pedoman Zonasi Taman Nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan survey dan interpretasi data geospasial (SIG) untuk menemukan dan mendeskripsikan gejala dan fenomena lapangan yang berkaitan dengan potensi pengembangan suaka margasatwa, serta teknik overlay untuk menentukan pembagian zona dalam kawasan suaka margasatwa. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Hal yang menjadi alasan utama pendirian suaka margasatwa di kecamatan alu adalah: perburuan dan perambahan serta eksploitasi habitat dua satwa endemic Sulawesi yakni rangkong (rhiterox cassidix) dan kera hitam Sulawesi (macaca nigra) di kecamatan alu. (2) pembagian zona dalam Kawasan suaka margasatwa di kecamatan alu dibagi atas tiga blok pada zona inti yaitu blok barat, timur dan selatan. Tiga blok pada zona rimba yaitu blok barat, timur dan selatan. Serta zona pemanfaatan. Jenis kegiatan yang dapat dilakukan pada zona pemanfaatan adalah kegiatan wisata dan penelitian yang bersifat konservatif, objek wisata yang dikembangkan adalah wisata permandian alam dan permandian air panas dengan konsep peneglolaa yang bersifat konservatif, Pengadaan fasilitas wisata hanya terbatas pada pembuatan jalan setapak, pengadaan areal camping ground, serta pembangunan tempat pengamatan satwa berupa rumah pohon maupun menara pengintai. Kata kunci: kawasan suaka margasatwa, satwa endemik, eksploitasi habitat

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: ILMU PENDIDIKAN > Pendidkan
Divisions: ?? sch_edu ??
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 13 Jul 2016 01:26
Last Modified: 15 Jul 2016 02:36
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/149

Actions (login required)

View Item View Item