PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TARI PADA ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH I SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA

NURJANNAH, NURJANNAH (2019) PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TARI PADA ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH I SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA. S2 thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img]
Preview
Text
Artikel Jurnal.pdf

Download (434kB) | Preview

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui tingkat kebutuhan pengembangan pembelajaran tari pada anak di Taman Kanak-Kanak. 2) Untuk mengetahui desain pengembangan yang digunakan dalam model pembelajaran tari pada anak di Taman Kanak-Kanak. 3) Untuk mengetahui tingkat kepraktisan pengembangan pembelajaran tari pada anak di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi) dan evaluation (Evaluasi). Objek penelitian peserta didik kelompok B Taman KanakKanak Aisyiyah I Sungguminasa yang berjumlah 10 orang anak didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument yang telah di validasi oleh ahli Lembar validasi perangkat pembelajaran, LPKG, LPPA, LPPP dan ARG) menggunakan analisis deskiptif kualitatif. Hasil dari peneltian ini menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pembelajaran tari dalam meningkatkan kemampuan motorik pada anak yang Taman Kanak-Kanak Aisyiyah I Sungguminasa masih didominasi oleh guru dan kurang menerapkan sepenuhnya proses pembelajaran yang melibatkan anak didik sehingga membutuhkan pembelajaran yang kreatif dari guru. Berdasarkan fenomena itu dilakukan analisis teoritik dan empirik sehingga disimpulkan bahwa dibutuhkan suatu pembelajaran kreatif yaitu model pembelajaran tari untuk meningkatkan kemampuan motorik. 2) Hasil dari gambaran desain pengembangan pembelajaran tari anak disimpulkan bahwa desain ini dilakukan melalui beberapa tahap dimulai dari tahap penyusunan instrument, pemilihan format penilaian, menentukan landasan filosofi dan operasional didapatkan bahwa perlunya suatu buku pedoman pembelajaran tari. 3) Hasil dari gambaran tingkat keterlaksanaan pembelajaran melalui validasi ahli dan pengamatan observer diperoleh kesimpulan bahwa analisis pada angket respon guru (ARG) dan lembar pengamatan aktivitas anak (LPAA) terhadap pembelajaran berada pada kategori “baik” sedangkan hasil dalam lima kegiatan pembelajaran tari yaitu yang telah dikembangkan berada pada kategori berkembang sesuai harapan (BSH)

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 29 Apr 2019 08:36
Last Modified: 29 Apr 2019 08:36
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/13141

Actions (login required)

View Item View Item