KONSERVASI SUMBER DAYA IKAN KARANG BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PULAU KALAOTOA KECAMATAN PASILAMENA KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR

rantina, Hasma (2019) KONSERVASI SUMBER DAYA IKAN KARANG BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PULAU KALAOTOA KECAMATAN PASILAMENA KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR. S2 thesis, Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
JURNAL HASMA.pdf

Download (201kB) | Preview

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan : (1). Untuk mengetahui bentuk kearifan lokal masyarakat Pulau Kalaotoa didalam konservasi sumber daya ikan karang. (2). Untuk mengetahui bentuk partisipasi masyarakat pulau Kalaotoa dalam melakukan konservasi sumber daya ikan karang. (3). Untuk mengetahui kendala yang dihadapi masyarakat Pulau Kalaotoa didalam melakukan konservasi sumber daya ikan karang. (4). Untuk mendapatkan solusi dalam mengatasi kendala yang dihadapi masyarakat pulau Kalaotoa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Untuk pengupulan data digunakan teknik observasi,wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Bentuk Kearifan lokal masyarakat pulau Kalaotoa didalam konservasi sumber daya ikan karang adalah segi pengetahuan : ritual songka bala, ritual pakanre balapati, ritual anrara dan ritual nganre-nganre. Adapun pantangan-pantangan dalam melaut yaitu larangan melaut pada hari jumat, hari raya, hari kemerdekaan,ada masyarakat yang meninggal dan saat cuaca buruk. Dari segi teknologi yaitu penggunaan alat tangkap ramah lingkungan sepeti bubu,panah,jaring dan pancing. Dari segi simbol dan pedoman dalam melaut nelayan menggunakan taburan bintang,arah angin dan gumpalan awan. (2). Bentuk patisipasi masyarakat dalam konservasi sumber daya ikan karang adalah Masyarakat membuat aturan dan larangan untuk tidak menggunakan Bom,racun dan sejenisnya serta larangan kepada nelayan dari luar untuk masuk dan melakukan penangkapan ikan, penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan oleh para nelayan, adanya kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah dan minyak kelaut serta kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan penambangan pasir dan batu karang secara liar di Pulau Kalaotoa.(3). Kendala yang dihadapi adalah rendahnya tingkat pendidikan masyarakat,kurangnya penyuluhan atau sosialiasi dari pemeintah serta tidak adanya fasilitas pasar atau tempat pelelangan ikan. (4). Solusinya adalah perlunya dukungan dari pemerintah serta instansi terkait untuk diberikan penyuluhan atau sosialisasi mengenai konservasi sumber daya ikan karang, perlunya pengadaan pasar serta dibutuhkan stimulasi untuk peningkatan kemauan belajar. Kata Kunci : kearifan lokal, Konservasi sumber daya ikan karang

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > PENDIDIKAN GEOGRAFI (S2)
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 16 Apr 2019 00:46
Last Modified: 16 Apr 2019 00:46
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/13061

Actions (login required)

View Item View Item