Kompetensi Sosial Pengawas Sekolah di SMA Negeri 4 Ambon

SARIOA, ADRIANUS GODLIEF (2017) Kompetensi Sosial Pengawas Sekolah di SMA Negeri 4 Ambon. S2 thesis, Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
TESIS ADRIANUS GOD LIEF SARIOA .pdf

Download (9MB) | Preview

ABSTRAK ADRIANUS GODLIEF SARIOA, 2017. Kompetensi Sosial Pengawas Sekolah di SMA Negeri 4 Ambon (dibimbing oleh Patahuddin dan Baso Intang Sappaile). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk kerja sama yang di lakukan oleh pengawas sekolah dengan stakeholder pendidikan yang ada di SMA Negeri 4 Ambon, keaktifan dan keterlibatan pengawas sekolah dalam organisasi PGRI, APSI, MKPS, pendukung dan penghambat pengawas sekolah dalam melakukan kerja sama dengan stakeholder pendidikan, pendukung dan penghambat pengawas sekolah dalam keaktifan dan keterlibatan pada organisasi PGRI, APSI, MKPS. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah Pengawas Sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Insturmen yang digunakan yaitu pedoman wawancara. Teknik analisa data yang di lakukan adalah secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas sehingga datanya sudah jenuh, dengan langkah-langkahnya yakni, koleksi data, kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk kerja sama yang dilakukan pengawas sekolah dengan stakeholder pendidikan antara lain; membangun komunikasi secara terbuka atau transparan, kerjasama dalam melaksanakan supervisi manajerial dan supervisi akademik, kerjasama melakukan evaluasi, kerjasama memotivasi guru, dan kerjasama dalam memberikan informasi terbaru. (2) Pengawas sekolah telah aktif dan terlibat dalam kegiatankegiatan yang dilakukan oleh organisasi PGRI dan organisasi MKPS kota Ambon, tetapi belum terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh organisasi APSI kota Ambon. (3) Faktor pendukung kerja sama pengawas sekolah dengan stakeholder pendidikan di SMA Negeri 4 Ambon antara lain; integritas diri dari pengawas sekolah yang sangat tinggi, manejemen sekolah yang baik, terbuka dan ramah, tingkat partisipasi komite sekolah yang sangat baik, sedangkan faktor penghambat kerja sama diantaranya; waktu kegiatan dan kebijakan-kebijakan dari Dinas Pendidikan kota Ambon yang tidak sesuai dengan jadwal kegiatan dan tugas-tugas dari pengawas sekolah, kesibukan kepala sekolah dan Guru. (4). Faktor pendukung keaktifan dan keterlibatan pengawas sekolah dalam organisasi profesi PGRI, APSI dan MKPS diantaranya; integritas diri yang tinggi dari pengawas sekolah, pengawas sekolah mempunyai kemampuan yang baik dan wawasan yang luas, budaya kerja organisasi yang baik, adanya dukungan dari teman dan dari sekolah. Sedangkan faktor penghambat diantaranya; jarak tempat tinggal yang agak jauh, organisasi sosial dan gereja yang tidak bisa ditinggalkan dan harus dilaksanakan oleh pengawas sekolah, kurang dukungan finansial (biaya), waktu kegiatan dan Kebijakan dari dinas pendidikan kota Ambon yang tidak sesuai dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pada organisasi profesi PGRI, APSI, dan MKPS.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > Penelitian dan evaluasi
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 02 Apr 2019 03:37
Last Modified: 02 Apr 2019 03:37
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/12811

Actions (login required)

View Item View Item