ANALISIS KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN INSTRUMEN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SDN LIMBUNG PUTERA KECAMATAN BAJENG KABUPATEN GOWA

Nurhidayanti, Nurhidayanti (2019) ANALISIS KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN INSTRUMEN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SDN LIMBUNG PUTERA KECAMATAN BAJENG KABUPATEN GOWA. S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
ARTIKEL PENELITIAN.pdf

Download (277kB)

Abstrack: This research aims to know: (i) Quality of the techniques used by teachers in preparing science instrument learning outcomes at Limbung Putera Elementary School Bajeng District Gowa Disctrict. (ii) Knowing the quality of science learning outcomes instruments prepared by teachers at Limbung Putera Elementary School Bajeng District, Gowa Regency. (iii) Knowing the obstacles or obstacles experienced by the teacher in compiling instruments for learning science results at Limbung Putera Elementary School in Bajeng District, Gowa Regency. The type of research is descriptive study with my approach alitatif. The subjects of this study were 8 teachers. Technique data collection used is use guidelines Interview and documentation . The data analysis technique used is Miles and Huberman model, data collection , data presentation , data condensation , and withdrawal conclusion. The results of this study indicate that: (i) The technique used by the teacher in compiling learning outcomes instruments can be categorized as not good enough. In the instruments compiled without question analysis and analaysis, the correct assessment rubric is not made in the description and filling question. This shows that the techniques used in composing instruments are not directly proportional to the knowledge and understanding of the teacher , and are not in accordance with the correct instrument preparation techniques. (ii) The quality of the questions compiled by the teacher when viewed from the aspect of content validity, the question from grade I to class VI are valid in content. But if viewed from the aspect of validity criteria, the question in class IV, V.B, VI.A, and VI.B are valid. While the questions in class I, II, and V.A do not meet the criteria validity requirements. If viewed from the comparison of the level of difficulty, the questions from class I to grade VI are not proportional. If viewed from the aspect of power different questions, the questions is class III, IV, V.B, VI.A, and VI.B have good different power. While the questions in class I, II, and V.A have different power that is not good. If viewed from the aspect of deception effectiveness, the overall is not effective, and if viewed from the aspect of reliability, the instrument is not reliable. (iii) Obstacles or constraints faced by teachers in compiling learning outcomes instruments, namely of items, and determining the level of the cognitive domain on item. This is because the teacher does not have a manual about the preparation of the correct instrument. Keywords: Teacher Ability , Engineering Compilation Instrument , Quality Problem . Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (i) Mengetahui teknik yang digunakan guru dalam menyusun instrumen hasil belajar IPA di SDN Limbung Putera Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. (ii) Mengetahui kualitas instrumen hasil belajar IPA yang disusun oleh guru di SDN Limbung Putera Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. (iii) Mengetahui kendala atau hambatan yang dialami guru dalam menyusun instrumen hasil belajar IPA di SDN Limbung Putera Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Adapun jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 8 orang guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu, model Miles dan Huberman, yang terdiri dari pengumpulan data, penyajian data, kondensasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (i) Teknik yang digunakan guru dalam menyusun instrumen hasil belajar dapat dikategorikan kurang baik. Pada instrumen yang disusun tidak dilakukan telaah dan analisis soal, pada soal uraian dan isian tidak dibuatkan rubrik penilaian yang benar. Hal ini menunjukkan bahwa teknik yang digunakan dalam menyusun instrumen tidak berbanding lurus dengan pengetahuan dan pemahaman guru, serta tidak sesuai dengan teknik penyusunan instrumen yang benar. (ii) Kualitas soal yang disusun oleh guru jika ditinjau dari aspek validitas isi, soal kelas I sampai dengan kelas VI telah valid secara isi. Namun jika ditinjau dari aspek validitas kriteria, pada soal kelas IV, V.B, VI.A, dan VI.B telah valid. Sedangkan pada soal kelas I, II, dan V.A tidak memenuhi persyaratan validitas kriteria. Jika ditinjau dari perbandingan sebaran tingkat kesukaran, soal dari kelas I sampai dengan kelas VI tidak proporsional. Jika ditinjau dari aspek daya beda soal, pada soal kelas III, IV, V.B, VI.A, dan VI.B memiliki daya beda yang baik. Sedangkan pada soal pada kelas I, II, dan V.A memiliki daya beda yang kurang baik. Jika ditinjau dari aspek efektivitas pengecoh, secara keseluruhan tidak efektif, dan jika ditinjau dari aspek reliabilitas, instrumen tidak reliabel. Hal ini menunjukkan bahwa soal yang dibuat oleh guru tidak memenuhi persyaratan validitas kriteria, daya beda, tingkat kesukaran, pengecoh, dan relibilitas instrumen. (iii) Hambatan atau kendala yang dihadapi guru dalam menyusun instruen hasil belajar yaitu telaah pada butir soal, serta penentuan tingkat domain kognitif pada tiap butir soal. Hal ini dikarenakan guru tidak memiliki buku pedoman tentang penyusunan instrumen yang benar. Kata Kunci: Kemampuan Guru, Teknik Penyusunan Instrumen, Kualitas Soal.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > Penelitian dan evaluasi
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 25 Mar 2019 03:10
Last Modified: 25 Mar 2019 03:10
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/12690

Actions (login required)

View Item View Item