PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TSTS DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK DI KELAS VII SMP NEGERI 3 SAJOANGING

AENI, NUR (2019) PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TSTS DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK DI KELAS VII SMP NEGERI 3 SAJOANGING. S2 thesis, Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
JURNAL NUR AENI.pdf

Download (290kB) | Preview

BSTRAK NUR AENI. 2019. Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe TSTS dengan Pendekatan Saintifik di Kelas VII SMP Negeri 3 Sajoanging (dibimbing oleh Nurdin Arsyad dan Awi Dassa) Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Sajoanging yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dengan pendekatan saintifik di kelas VII SMP Negeri 3 Sajoanging. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research).Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus masing-masing lima kali pertemuan, empat kali pertemuan pada saat proses pembelajaran dan satu kali pertemuan tes siklus. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah teknik tes berupa tes hasil belajar yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar matematika peserta didik, teknik observasi berupa lembar observasi untuk mengamati keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas siswa dalam kelompok, serta teknik angket berupa lembar angket respons siswa untuk mengetahui respons siswa terhadap model pembelajaran yang diterapkan. Adapun data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa kualitas pembelajaran matematika siswa kelas kelas VII SMP Negeri 3 Sajoanging berada pada kriteria baik, hal ini ditunjukkan oleh: 1) Meningkatnya persentase ketuntasan hasil belajar siswa dari sebelum tindakan yaitu hanya sebesar 10% (2 siswa) meningkat menjasi sebesar 60% (12 siswa) pada siklus I dan 85% (17 siswa) pada siklus II. Siswa dikatakan tuntas secara individual jika memperoleh nilai 80 (penguasaan minimal 80 %) dan tuntas secara klasikal tercapai jika 75% siswa mencapai nilai 80 dari skor ideal 100; 2) Adanya perubahan aktivitas siswa dalam kelompoknya dari siklus I ke siklus II yang dideskripsikan secara kualitatif yang ditunjukkan dengan terlibatnya semua anggota kelompok secara aktif dalam proses pembelajaran yang awalnya masih didominasi oleh siswa yang berkemampuan tinggi; dan 3) Meningkatnya respons siswa sebelum tindakan yaitu hanya sebesar 63,9% menjadi 72,9% pada siklus I dan 90% pada siklus II setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dengan pendekatan saintifik. ABSTRACT NUR AENI, 2019. Improving the Quality of Mathematics Learning through the Application of Cooperative TSTS Type Model with Scientific Approach to Grade VII at SMPN 3 Sajoanging (supervised by Nurdin Arsyad and Awi Dassa) The study was conducted at SMPN 3 Sajoanging, which aimed at improving the quality of mathematics learning through the application of cooperative learning model of TSTS type with scientific approach to grade VII at SMPN 3 Sajoanging. This study is a classroom cction research. This study was conducted in two cycles of 5 meetings in each cycle, 4 times during the learning process and one cycle test meeting. The data collection technique in this study were test technique in the form of a learning outcomes tests used to discover the mathematics learning outcomes, observation techniques in the form of observation sheets to the implementation of learning and students’activities in groups, and the questionnaire technique was in the form of questionnaires for students’ responses to determine students’ responses to the learning model being applied. Data collections were analyzed quantitatively and qualitatively The conclusion based on the research analysis is the quality of mathematics learning of grade VII students at SMPN 3 Sajoanging is in good criteria, proven by: 1) the increased percentage of learning outcomes completeness of students before the action that is only 10% (2 students) increased to 60% (12 students) in cycle 1 and 85% (17 students) in cycle 2. Students are stated as complete individually if obtained ≥ 80 (minimal mastery of 80%) and complete classically is achieved if 75% of students reached ≥ 80 from the ideal score of 100; 2) There is a change in the activity of students in the group from cycle I to cycle II which is described qualitatively as indicated by the involvement of active group members in learning process which initially still dominated by students with high skills; and 3) the increased student response before the action is only 63.9% to 72.9% in cycle I and 90% in the cycle II after appliying cooperative learning of TSTS type with scientific approach.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > MATEMATIKA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 21 Mar 2019 06:53
Last Modified: 21 Mar 2019 06:53
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/12685

Actions (login required)

View Item View Item