PERDAGANGAN KOPI DI PANGALA, TANA TORAJA PADA MASA SEBELUM KEMERDEKAAN DAN MASA DI/TII (1858 - 1965)

TRI, AGUS (2019) PERDAGANGAN KOPI DI PANGALA, TANA TORAJA PADA MASA SEBELUM KEMERDEKAAN DAN MASA DI/TII (1858 - 1965). S1 thesis, FIS.

[img] Text
Jurnal-Agus Tri.docx

Download (41kB)

Agus Tri, 2019. “Perdagangan Kopi di Pangala, Tana Toraja Pada Masa Sebelum Kemerdekaan dan Masa DI/TII (1858-1965). Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Patahuddin dan Jumadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang perdagangan kopi, perkembangan, dan kondisi perdagangan kopi di Pangala, Tana Toraja dari masa sebelum kemerdekaan hingga masa DI/TII serta dampak dari pemberontakan tersebut. Prosedur dalam penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahapan: Heuristik, Kritik, Interpretasi dan Historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perdagangan kopi di Pangala, Tana Toraja telah lama berlangsung, jauh sebelum masuknya Belanda di Tana Toraja. Kopi menjadi tanaman yang cocok dibudidayakan daerah ini, karena berada di wilayah dataran tinggi. Kopi yang ada di Pangala diperdagangkan dengan pedagang-pedagang Bugis dan Luwu. Kopi menjadi incaran karena komoditi ini, banyak diminati di pasar dunia. Ketika Belanda dan Jepang bergantian menguasai Tana Toraja. Mereka mengambil alih perdagangan kopi dengan berbagai kebijakannya yang menyengsarakan rakyat dan hanya untuk kepentingan mereka. Bukan hanya pada masa itu, setelah Indonesia merdeka pun, mereka masih mengalami kesulitan dalam berdagang kopi, akibat dari pemberontakan DI/TII serta kesenang-wenangan TNI yang memonopoli perdagangan di Tana Toraja. Sehingga pada masa DI/TII berdampak pada kenaikan harga kopi di pasaran dan kurangnya komoditas kopi di pasaran. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kondisi geografis Pangala, mendukung pembudidayaan tanaman kopi. Proses yang lama serta membutuhkan biaya yang besar membuat perdagangan kopi di Pangala meredup. Masa DI/TII memberikan dampak yang sangat negatif bagi perdagangan kopi. Baik yang dilakukan oleh gerombolan DI/TII maupun TNI, semuanya berimbas pada kerugian bagi masyarakat.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Sejarah
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 12 Mar 2019 00:05
Last Modified: 12 Mar 2019 00:05
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/12520

Actions (login required)

View Item View Item