IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANI TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN TAKALAR

RACHIM, ERIK (2018) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANI TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN TAKALAR. S3 thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

Full text not available from this repository.

Masyarakat tani tanaman pangan merupakan mayarakat yang dapat dicirikan dengan kondisi kemiskinan, keterbelakangan, dan rendahnya kapasitas administratif. Dalam kondisi masyarakat tani tersebut, pemberdayaan masyarakat merupakan hal yang krusial karena dalam perspektif people centered development, pendekatan pemberdayaan masyarakat digunakan karena diyakini sumber masalah kemiskinan dan keterbelakangan. Selanjutnya pemberlakuan Undang Undang Nomor 19/2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas petani serta kelembagaan petani dalam menjalankan usaha tani yang produktif, maju, dan berkelanjutan. Dinas pertanian Kabupaten Takalar telah menderivasi secara operasional undang-undang tersebut, namun ketika masyarakat tani tanaman pangan yang berdaya belum terwujud. Maka implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat tani tanaman pangan dipertanyakan oleh masyarakat tani tersebut. Atas dasar itulah, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana isi kebijakan pemberdayaan masyarakat tani tanaman pangan di Kabupaten Takalar, khususnya di Desa Barammamase? dan 2). Bagaimana lingkungan implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat tani tanaman pangan di Kabupaten Takalar khususnya di Desa Barammamase?. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis isi kebijakan dan lingkungan implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat tani tanaman pangan guna mewujudkan masyarakat tani tanaman pangan di Kabupaten Takalar yang berdaya khususnya di Desa Barammamase. Analisis mengenai isi kebijakan tersebut berdasar pada : a). Program/kegiatan pengadaan bantuan sarana produksi pertanian; b). Program/kegiatan pengadaan bantuan prasarana pertanian; c). Program/kegiatan peningkatan pengelolaan kelembagaan irigasi partisipatif; d). Pelaksana program/kegiatan; dan e). Sumber daya yang digunakan dalam implementasi program/kegiatan. Selanjutnya analisis mengenai lingkungan implementasi yaitu : a). Kemampuan, kepentingan, dan strategi aktor yang terlibat; b). Karakteristik organisasi; dan c). Kepatuhan dan daya tanggap pelaksana program/kegiatan pemberdayaan masyarakat tani tanaman pangan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Isi kebijakan masih sangat didominasi oleh program/kegiatan pengadaan bantuan baik bantuan sarana produksi pertanian maupun prasarana pertanian daripada program/kegiatan peningkatan kemampuan dan kelembagaan petani yang cenderung melahirkan ketergantungan. 2). Lingkungan implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat tani tanaman pangan telah didukung oleh kemampuan, kepentingan, dan kepatuhan aktor yang baik serta penerapan strategi yang tepat guna menyukseskan implementasi program/kegiatan, namun kurang aspiratif dan responsif di mana keberpihakan dan komitmen kuat dari implementor belum ditunjukkan dalam penentuan dan implementasi program/kegiatan yang masih didominasi oleh pendekatan top down yang bersifat instruktif daripada button up walaupun melalui mekanisme musrenbang/musyawarah tani (Appalili) sehingga implementasi program/kegiatan belum berhasil mewujudkan masyarakat tani tanaman pangan di Kabupaten Takalar yang berdaya khususnya di desa Barammamase. Kata Kunci : Implementasi kebijakan, pemberdayaan masyarakat.

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: PASCASARJANA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 15 Feb 2019 06:52
Last Modified: 15 Feb 2019 06:52
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/12232

Actions (login required)

View Item View Item