Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika melalui Pembelajaran dengan Sistem Modul pada siswa Kelas VIIIC SMP Negeri 1 Sinjai Barat

Sutarni, Sutarni (2013) Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika melalui Pembelajaran dengan Sistem Modul pada siswa Kelas VIIIC SMP Negeri 1 Sinjai Barat. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
Sutarni.docx

Download (16kB)

ABSTRAK Sutarni,2013. Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika melalui Pembelajaran dengan Sistem Modul pada siswa Kelas VIIIC SMP Negeri 1 Sinjai Barat. (Dibimbing oleh Djadir dan Usman Mulbar) Proses pembelajaran merupakan bentuk interaksi antara beberapa komponen yaitu guru, siswa, dan lingkungan belajar. Melalui kegiatan tersebut terjadi pengalihan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepada siswa berdasarkan tujuan pembelajaran yang ditetapkan, yaitu tercapainya pencapaian hasil belajar. Siswa secara individu berbeda-beda dalam hal kemampuan dasarnya, minat, kecepatan dalam belajar, perbedaan individu ini perlu mendapat perhatian guru di dalam kelas. Salah satu pembelajaran yang dianggap tepat untuk melihat adanya perbedaan individu adalah pembelajaran dengan sistem modul. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika melalui pembelajaran dengan sistem modul pada siswa kelas VIIIC SMP Negeri 1 Sinjai Barat tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 24 orang. Pelaksanaan penelitian ini terdiri dari dua siklus setiap siklus berlangsung selama 4 kali pertemuan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran, aktivitas siswa dalam pembelajaran masing-masing diambil dari lembar observasi, hasil belajar matematika siswa meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Aspek kognitif diambil dari pemberian tes pada tiap akhir siklus sedangkan aspek afektif dan psikomotorik diambil melalui pengamatan tiap pertemuan, serta angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah rata-rata aktivitas belajar matematika siswa pada saat pra tindakan 51,74, pada siklus I 61,47%, dan pada siklus II meningkat menjadi 63.81%. Rata-rata nilai tes hasil belajar siswa pada saat pra tindakan 70,83 dengan ketuntasan klasikal 79,17%, pada siklus I nilai rata-rata untuk aspek kognitif 77,21 dengan ketuntasan klasikal 83,33%, pada siklus II nilai rata-rata 78,36 dengan ketuntasan klasikal 91,67%. Nilai rata-rata aspek afektif pada siklus I 78,47, pada siklus II meningkat menjadi 81,29, sedangkan nilai rata-rata aspek psikomotorik pada siklus I 63,82 meningkat menjadi 75,90 pada siklus II Begitu pula kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari 3,69 menjadi 3,88 berada dalam kategori tinggi. Hasil analisis angket respons siswa diperoleh bahwa 84,15% siswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran dengan sistem modul. ABSTRACT SUTARNI. 2013. Improvement of Activities and Mathematics Learning Outcomes Through Module System of Grade VIIIC Students at SMP Negeri 1 Sinjai Barat (supervised by Djadir and Usman Mulbar) Learning process is a form of interaction between several components, namely teachers, students, and learning environments. Through this activity will be happen transfer of knowledge, skill, and attitudes based on established learning objectives, namely the achievement of learning outcomes. Individual students vary in terms of basic skills, interests, and learning speed. Individual differences is critical teacher in the classroom. One of the learning that is appropriate to look at individual is the learning module system. This study is a clasroom action research which aims at improving the activities and mathematics learning outcomes through module system of 24 grade VIIIC students at SMPN 1 Sinjai Barat of academic year 2012/2013. The implementations of the study was consisted of two cycles conducted in 4 meetings. Data abtained were teacher’s performance in managing the learning, students activities in learning process taken from observation sheet, students’ learning outcome in mathematics included the cognitive, affective, and psychomotor domains. The cognitive aspect was obtained from the test given at the end of each cycle, whereas the affective and psychomotor were obtained from the observation and questionnaire of students’ response. The result of the study reveal that the average of mathematics learning activities of students in pre-action is 51.74, 61.47% at cycle I and improve to 63.81% at cycle II. The average of students’ learning outcome in pre-action is 70.83 with the classical mastery 79.17%, the average of cognitive aspect at cycle I was 77.21 with classical masteri 83.33% and 78.36 at cycle II with the classical mastery 91.67%. the average of affective aspect at cycle I was 78.47 and improve to 81.29 at cycle II; whereas, the average of psychomotor aspect at cycle I was 63.82 and improve to 75.90 at cycle II. Theacher’s compotence in managing the learning also improves from 3.69 to 3.88, which is in hinh category. The result of students’ response based on the questionnaire obtained 84.15% students give positive response towoards module system.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > MATEMATIKA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 26 Oct 2016 03:09
Last Modified: 26 Oct 2016 03:09
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1148

Actions (login required)

View Item View Item