Komparasi Keefektifan Model Kooperatif Tipe STAD dan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Scientific pada Pokok Bahasan Barisan dan Deret pada Kelas X IPA SMA Negeri 1 Duampanua

H.RAIS., HAJI (2014) Komparasi Keefektifan Model Kooperatif Tipe STAD dan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Scientific pada Pokok Bahasan Barisan dan Deret pada Kelas X IPA SMA Negeri 1 Duampanua. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
RAIS. 2014..docx

Download (434kB)

ABSTRAK H.RAIS. Komparasi Keefektifan Model Kooperatif Tipe STAD dan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Scientific pada Pokok Bahasan Barisan dan Deret pada Kelas X IPA SMA Negeri 1 Duampanua (Dibimbing oleh Nurdin Arsyad dan Djadir) Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui adanya perbedaan hasil belajar pada kelas yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD; (2) mengetahui adanya perbedaan peningkatan hasil belajar pada kelas yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD; (3) mengetahui perbandingan keefektifan model pembelajaran berbasis masalah dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan scientific. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penelitian yang digunakan adalah pretest dan postest control group design dengan dua macam perlakuan serta menggunakan instrument : tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan angket respons siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Duampanua, Kabupaten Pinrang. Sampel penelitian ini adalah dua kelas yaitu kelas X IPA 2 sebagai kelas eksperimen 1 dengan model pembelajaran berbasis masalah dan kelas X IPA 3 sebagai kelas eksperimen II dengan model pemebelajaran kooperatif tipe STAD. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling. Data hasil tes hasil belajar dianalisis menggunakan analisis one-samples test dan independent samples test dan data angket respons dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Pengujian dilakukan menggunkan program SPSS 20 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) terdapat peningkatan yang signifikan antara kelas yang menggunakan model pembelajran berbasis masalah dan yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD hal ini ditunjukkan dengan signifikansi P < 0,05; (2) hasil belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi yaitu sebesar 78 dari pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD yaitu sebesar 74. (3) peserta didik memberikan tanggapan yang positif terhadap penggunaan model pembelajaran berbasis masalah dengan nilai presentase sebesar 17% memberikan respon yang sangat baik dan sekitar 83% yang memberikan respon baik dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan presentase 39% memberikan respon yang sangat baik dan 62% yang memberikan respon baik. Model pembelajaran berbasis masalah menunjukkan hasil yang lebih tinggi pada pokok bahasan barisan dan deret daripada model pembelajaran kooperatif tipe STAD. ABSTRACT RAIS. 2014. Comparison of the Effectivenness of Cooperative Model of STAD Type and Problem-based Learning Model with Scientific Approach on Sequence and Series Lesson Material in Class X IPA at SMAN 1 Duampanua (supervised by nurdin Arsyad and Djadir). The study aims at examining (1) the difference of learning outcomes in class which used problem-based learning model and cooperative learning model of STAD type, (2) the difference of learning outcomes in class which used problem-based learning model and cooperative learning model of STAD type, (3) the comparison of effectiveness of problem-based learning model and cooperative learning model of STAD type with scientific approach. The study is an experimental research with pretest and posstest control group design using the treatment twice and using the instrument: tests of learning outcomes, student activity sheets observation and questionnaire responses of students. The population of the study was students of class X IPA at SMAN 1 Dupamanua in Pinrang district. The samples were two classes, namely class X IPA 2 as the experiment class I using problem-based learning model and class X IPA 3 as the experiment class II using cooperative learning model of STAD type. Samples were selected by employing random sampling technique. Data of the test of learning outcomes were analyzed by employing on-sample test analysis and independent sample test, and questionnaire was analyzed using descriptive analysis. The results of the study revealed the (1) there was significant improvement between the class which used problem-based learning model and cooperative of STAD type indicated by the significant P < 0.05, (2) the learning outcomes used problem-based learning model was higher which was 77,83 than cooperative learning model of STAD type which was 74,38. (3) the students gave positive response on the use of problem-based learning model with 17 which gave excellent response and 83% gave good response and 62% gave good response. The problem-based learning model showed higher result on sequence and series lesson material than cooperative learning model of STAD type.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > MATEMATIKA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 26 Oct 2016 03:08
Last Modified: 26 Oct 2016 03:08
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1141

Actions (login required)

View Item View Item