Study Analisis Prestasi Atlet Karate Sulawesi Selatan

ABADI, RESKY ANA (2018) Study Analisis Prestasi Atlet Karate Sulawesi Selatan. Masters thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img]
Preview
Text
JURNAL.pdf

Download (313kB) | Preview

Abstract

Karate merupakan salah salah satu cabang olahraga yang paling diandalkan di Provinsi Sulawesi Selatan. Raihan medali dalam setiap pertandingan selalu menunjukkan prestasi yang luar biasa, sehingga provinsi Sulawesi Selatan selalu di perhitungkan oleh provinsi lain yang ada di dalam maupun di luar Sulawesi sendiri. Namun pada beberapa PON terakhir prestasi atlet karate cenderung fluktuatif.Pada PON XVIII yang berlansung di Riau tahun 2012, atlet – atlet Sulawesi Selatan mampu mencapai raihan tertinggi mereka sejak mengikuti PON, yaitu menjadi juara umum I dengan peroleh 6 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Sementara pada PON XIX yang berlangsung di Bandung tahun 2016, prestasi tersebut tidak dapat dipertahankan dan mereka hanya mampu merah juara umum III dengan perolehan 2 medali emas, 3 medali perak, dan 4 medali perunggu. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui, mempelajari, dan memahami faktor – faktor yang menyebabkan tingginya preastasi atlet karate Sulawesi Selatan di PON XVIII dan faktor – faktor yang menyebabkan turunnya prestasi atlet karate Sulawesi Selatan di PON XIX. Hasil penelitian menunjukan faktor penyebab meningkatnya prestasi atlet karate pada PON XVIII di Riau, antara lain: (i) Baiknya managemen pemilihan pelatih dan atlet, (ii) Pemenuhan sarana dan prasarana atlet, (iii) Terbentuknya kesiapan atlet, (iv) Tingginya motivasi atlet dalam meraih juara, (v) Bagusnya perhatian terhadap asupan gizi, (vi) Terbangunnya hubungan kekeluargaan dan kekompakan tim.Faktor penyebab menurunnya prestasi atlet karate pada PON XIX di Bandung, antara lain: (i) Kurangnya komunikasi, (ii) Kurangnya perhatian terhadap asupan gizi, (iii) Rendahnya motivasi juara. (iv) Ada beberapa atlet yang dalam kondisi fisik yang kurang memungkin kan untuk memberikan performa tekbaiknya, (v) Kurang fokusnya beberapa atlet, (vi) Keikut sertaan untuk pertama kalinya para atlet-atlet muda, (vii) Kurangnya semangat dan kekompakan tim, serta kurangnya rasa kekeluargaan dalam tim, (viii) Kurang maksimalnya perhatian pelatih, (ix) Kurangnnya kesadaran untuk menambah jam latihan tambahan, (x) Faktor nonteknis. Kata kunci: atlet karate, faktor penyebab meningkat dan menurunnya prestasi atlet karate.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: PASCASARJANA > Jasmani dan Olahraga (S2)
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 21 Sep 2018 08:36
Last Modified: 21 Sep 2018 08:36
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/10909

Actions (login required)

View Item View Item