BENDUNGAN BILI-BILI 1992-2016, Bili-Bili Dam of 1992-2016

Jamaluddin, Jamaluddin (2018) BENDUNGAN BILI-BILI 1992-2016, Bili-Bili Dam of 1992-2016. S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
03 - Jurnal.docx

Download (63kB)

ABSTRAK Pembangunan bendungan Bili-Bili direncanakan pada tahun 1976, setelah banjir besar melanda Kotamadya Ujung Pandang. Dalam perkembangannya selama 16 tahun rencana tersebut tidak dapat direalisasikan karena kekurangan anggaran. Baru pada tahu 1989 rencana anggaran bendungan Bili-Bili masuk dalam Repelita V. Berdasarkan kajian pemerintah terdapat tiga manfaat bendungan Bili-Bili yaitu: Sebagai pengendali banjir, penyedia air baku, dan penyedia energi listrik murah. Dari pentingnya bendungan Bili-Bili tersebut melahirkan tiga pertanyaan penelitian: (i) Bagaimana latar belakang pembangunan bendungan Bili-Bili? (ii) Bagaimana perkembangan bendungan Bili-Bili dari tahun ke tahun? (iii) Bagaimana dampak pembangunan bendungan Bili-Bili bagi masyarakat setempat?. Tujuan penelitian ini adalah (i) untuk mengetahui Bagaimana latar belakang pembangunan bendungan Bili-Bili (ii) untuk mengetahui bagaimana perkembangan bendungan Bili-Bili dari tahun ke tahun. (iii) untuk mengetahui bagaimana dampak pembangunan bendungan Bili-Bili bagi masyarakat setempat. Hasil penelitian Ini menunjukkan bahwa (i) Latar belakang pembangunan Bendungan Bili-Bili, karena kota Ujung Pandang dan Sungguminasa hampir tiap tahun dilanda banjir, sehingga pemerintah melakukan kajian teknis untuk mengatasi masalah tersebut. Dari hasil kajian itu digagas perlunya membangun bendungan untuk mengendalikan banjir, memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat kota, kebutuhan air industri, kebutuhan pertanian, dan kebutuhan energi listrik. (ii) Perkembangan Bendungan Bili-Bili berlangsung dalam tiga tahapan yaitu: pertama tahap kajian teknis tahun 1986-1988. Kedua tahap pembangunan fisik bendungan tahun 1992-1999. Ketiga tahap pengelolaan dan pemeliharaan tahun 2000 sampai sekarang. (iii) Pembangunan bendungan Bili-Bili sangat bermanfaat positif bagi masyarakat Makassar, Sungguminasa dan sebagian kecil masyarakat sekitar bendungan, akan tetapi tidak bagi yang masyarakat terkena dampak proyek bendungan Bili-Bili, yakni tidak jelasnya ganti rugi tanah dan hilangnya budaya bertani beserta tradisinya. Kata kunci: Bendungan Bili-Bili, Penyedia Air bersih, Dampak Sosial. ABSTRACT Bili-Bili dam construction was planned in 1976 of huge flood hit Makassar Municipality. For 16 years the plan could not be put into realization due to financial shortage. Then in 1989 the financial plan of Bili-Bili dam was included in Repelita V. Base on Government’s examination the ware there benefit of Bili-Bili dam, namely as flood controller, water provision and cheap electric energy provider. The research problems based on the aforementioned information are (i) How is the background of Bili-Bili dam construction (ii) How is development of Bili-Bili dam annually? and (iii) how is the impact of Bili-Bili dan construction for the local people? The study aims at discovering (i) the background of Bili-Bili dam construction, (ii) The development of Bili-Bili dam annually and (iii) the impact of Bili-Bili dam construction for the local people. The results of the study reveal the (i) Beckround of the construction Bili-Bili dam, because the city of Ujung Pandang and Sungguminasa almost every year hit bay floods, so the goverment conducted a technical review to evercome the problem. From the results the study was initiated the need to build dam to cope with flooding, fulfill the need of clean water for urban society, the needs of industrial water, the need of farming, and the needs of electrical energy, (ii) The development of the Bili-Bili dam takes place in three stages: first phase of technical studies in 1986-1988. The second phase of phisical construction of the dam in 1992-1999. Third stage of management and maintenance in 2000 until now. (iii) The Bili-Bili dam construction gave positif benefits for Makassar people, Sungguminasa people, and some of the people who live around the dam, but not for the people who good infect with the Bili-Bili dam project such as unclear land compensation and loss of farming culture its tradition. Keywords: Bili-Bili dam, clean water provisions, social impact, unclear land.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > IPS Kekhususan Pend. ke SD AN s2
PASCASARJANA > IPS Kekhususan Pend. ke SD AN s2
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 13 Sep 2018 04:18
Last Modified: 13 Sep 2018 04:18
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/10716

Actions (login required)

View Item View Item